Enzo Maresca(Darren Staples / AFP)
PELATIH Manchester City Enzo Maresca mengakui para pemain thr Citizens yang tampil di Piala Dunia membutuhkan waktu untuk kembali ke kondisi terbaik. Padatnya jadwal setelah turnamen membuat mereka memulai musim dalam kondisi yang tidak sepenuhnya bugar.
Maresca menyampaikan hal itu menjelang laga pembuka Liga Champions Manchester City vs Porto di Stadion Dragao, Rabu (9/9) dini hari pujul 02.00 WIB.
Menurutnya, kondisi fisik dan mental pemain yang langsung kembali bertanding setelah membela tim nasional menjadi persoalan yang sulit dihindari.
"Saya rasa benar jika Anda melihat para pemain seperti ini memulai musim dalam kondisi lelah," ucap Maresca.
Komentar tersebut disampaikan setelah penyerang Manchester City Erling Haaland mengungkapkan persoalan serupa melalui kanal YouTube miliknya. Penyerang asal Norwegia itu sudah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan liga musim ini tetapi tidak menjalani laga pemanasan karena Norwegia melaju hingga perempat final Piala Dunia.
Haaland mengatakan dirinya hampir tidak memiliki waktu untuk menjalani pramusim sebelum kompetisi klub kembali bergulir.
"Musim baru dimulai dan saya bahkan tidak menjalani pramusim. Biasanya saya punya waktu untuk pramusim, tetapi kali ini benar-benar tidak ada," kata Haaland.
Menurut Haaland, kondisi fisik pemain akan berangsur pulih selama mereka mampu terhindar dari cedera. Namun, aspek mental juga menjadi tantangan karena pemain harus kembali bertanding tanpa memperoleh jeda yang cukup.
"Sisi fisik akan kembali jika Anda bisa tetap bebas dari cedera. Tetapi Anda juga harus tajam secara mental, dan itu tidak mudah," tuturnya.
Haaland menilai pemain membutuhkan waktu untuk benar-benar beristirahat dari sepak bola. Namun, kalender pertandingan yang semakin padat membuat kesempatan tersebut semakin terbatas.
"Kami perlu memiliki kembali rasa ingin bermain, tetapi kami tidak mendapatkannya karena tidak ada waktu untuk benar-benar menjauh dari sepak bola. Pertandingan terlalu banyak dan musim juga semakin panjang," ujarnya.
Meski demikian, Haaland menegaskan dirinya tidak mengeluhkan situasi tersebut. Dia menganggap kesempatan bermain sepanjang tahun tetap merupakan hal positif bagi seorang pesepak bola.
"Saya tidak mengeluh karena tetap menjadi hal positif bisa bermain sepak bola sepanjang tahun dan hidup dari pekerjaan ini. Tetapi terkadang kami juga membutuhkan jeda," kata Haaland.
Maresca memahami keluhan tersebut. Dia mengatakan persoalan serupa tidak hanya dialami Haaland, tetapi juga sejumlah pemain yang terus memperkuat klub setelah menjalani tugas bersama tim nasional.
"Ini tidak mudah bagi mereka. Ini juga tidak mudah bagi Erling dan sebagian besar pemain yang terus bermain untuk tim nasional," ujar Maresca.
Menurut Maresca, istirahat dapat menjadi solusi untuk membantu pemain mengembalikan kondisi. Bentuknya bisa berupa absen dalam satu pertandingan atau mendapat waktu libur selama sekitar sepekan, tergantung situasi masing-masing pemain.
"Memberikan mereka waktu istirahat adalah hal yang tepat. Mereka bisa saja absen satu pertandingan atau mendapat waktu satu pekan, tergantung kondisi dan momentum yang sedang kami jalani," katanya.
Maresca juga mengingatkan pentingnya menghindari beban ekspektasi yang terlalu jauh. Menurut dia, Manchester City harus fokus memperbaiki performa dari pertandingan ke pertandingan daripada memikirkan target beberapa bulan ke depan.
"Jika terus fokus pada hari demi hari, akan sangat sulit memikirkan posisi kami pada Februari, Maret, atau April dan ekspektasi yang ada," kata Maresca.
"Yang paling penting adalah melihat bahwa kami terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," pungkasnya.
(AFP/P-4)





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292877/original/058508100_1783663395-IMG_2546.jpg)





