Polda Jambi Beri Peluang Warga Suku Anak Dalam Jadi Anggota Polri

4 days ago 3
Polda Jambi Beri Peluang Warga Suku Anak Dalam Jadi Anggota Polri Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar usai membuka Diktuba Polri di SPN Polda Jambi, Senin (20/7).(Dok Istimewa)

Kepala Kepolisian Daerah Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar menegaskan bahwa generasi muda dari keluarga Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi diberikan kesempatan luas untuk bergabung menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah khusus (affirmative action) yang dicanangkan oleh Kapolri untuk memberikan ruang bagi putra-putri daerah dari komunitas adat terpencil guna mengabdikan diri kepada negara.

“Kita memberikan peluang kepada anak-anak muda warga Suku Anak Dalam untuk bergabung dan mengabdikan diri sebagai anggota Polri. Ini adalah kebijakan khusus dari Pak Kapolri,” ungkap Krisno H Siregar kepada Media Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa pemuda SAD, baik pria maupun wanita yang memiliki minat, kemampuan fisik mumpuni, serta latar belakang pendidikan yang memadai, dapat mendaftar melalui jalur rekrutmen proaktif (rekpro). Jalur ini rutin ditawarkan Polri setiap tahun melalui Polda Jambi.

Muhammad Rimba Alaska: Calon Bintara dari Kelompok Temenggung Malenggang

Untuk tahun anggaran 2026, seorang pemuda SAD asal Kabupaten Tebo bernama Muhammad Rimba Alaska berhasil lolos seleksi menjadi calon bintara polisi. Pemuda yang berasal dari kelompok Temenggung Malenggang tersebut kini tengah mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi, yang berlokasi di daerah Bertam, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi.

Pendidikan tersebut resmi dibuka oleh Kapolda Krisno H Siregar pada Senin (20/7/2026). Kapolda telah menyiapkan peran strategis bagi Rimba Alaska setelah ia menyelesaikan masa pendidikannya nanti.

“Jika Muhammad Rimba Alaska berhasil dan dinyatakan lulus pendidikan di SPN Polda Jambi, ia akan diberdayakan sebagai Polisi Rimba,” jelas Krisno.

Peran Strategis Polisi Rimba

Selain menjalankan tugas pokok kepolisian, Rimba Alaska diproyeksikan menjadi agen Polri di wilayah asalnya. Dengan postur fisik yang mumpuni—bahkan disebut mengimbangi tinggi badan Kapolres Tebo AKBP Triyanto—ia akan dikembalikan ke Kabupaten Tebo untuk melakukan mitigasi dan penanganan berbagai potensi persoalan yang melibatkan komunitas SAD.

Diktuba tahun 2026 ini mengusung tema "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif". Melalui program ini, Rimba Alaska dan peserta didik lainnya ditempa untuk menjadi brigadir polisi yang tangguh secara fisik, bermoral, dan profesional.

"Kami berharap seluruh peserta didik tahun ini mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Pendidikan ini bukan hanya membentuk kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga membangun karakter, integritas, moralitas, dan jiwa pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkas Krisno.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |