Polda Jabar Izinkan Warga Bela Diri secara Terukur saat Hadapi Begal

4 days ago 4
Polda Jabar Izinkan Warga Bela Diri secara Terukur saat Hadapi Begal Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan.(Dok. Antara)

POLDA Jawa Barat (Jabar) memberikan lampu hijau bagi masyarakat untuk melakukan pembelaan diri saat berhadapan dengan pelaku begal. Namun, kepolisian menekankan bahwa tindakan perlawanan tersebut harus dilakukan secara tegas dan terukur.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk melindungi diri. Perlawanan diperbolehkan sepanjang dilakukan secara proporsional dan tidak melampaui batas atau berlebihan.

"Upaya kita yang pertama adalah perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur. Ini tidak hanya kepada polisi, kepada masyarakat pun boleh, dengan catatan dilakukan secara tegas dan terukur," ujar Hendra di Bandung, Selasa (21/7).

Efektivitas Media Sosial dalam Pengungkapan Kasus

Hendra mengungkapkan bahwa sepanjang Juli 2026, jajaran Polda Jawa Barat telah berhasil mengungkap 24 kasus begal dan kejahatan jalanan. Menariknya, 19 di antaranya merupakan kasus yang sebelumnya sempat viral di media sosial.

Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam mengunggah informasi kejahatan di media sosial sangat membantu kepolisian. Data tersebut menjadi instrumen penting bagi petugas untuk mengidentifikasi serta menelusuri jejak pelaku kejahatan di berbagai wilayah Jawa Barat.

Peningkatan Patroli Malam

Selain memberikan ruang bagi pembelaan diri masyarakat, Polda Jawa Barat terus memperkuat langkah preventif. Kepolisian kini meningkatkan intensitas patroli rutin, khususnya pada waktu rawan antara malam hingga dini hari.

Penambahan jumlah personel di lapangan dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku begal. Hendra menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan mengambil tindakan keras terhadap siapa pun yang mengganggu keamanan dan meresahkan warga di jalanan.

"Kepolisian akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan jalanan yang mengganggu keamanan dan meresahkan masyarakat," pungkasnya. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |