Perempuan Berperan Strategis Perkuat Ketahanan Pangan dan Industri Halal

6 hours ago 6
Perempuan Berperan Strategis Perkuat Ketahanan Pangan dan Industri Halal Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto.(ISTIMEWA)

PERAN perempuan dinilai semakin strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional, terutama di bidang ketahanan pangan, pengembangan industri halal, serta penguatan ekonomi keluarga.

Seiring semakin besarnya keterlibatan perempuan dalam dunia usaha dan pemberdayaan masyarakat, kolaborasi antarorganisasi perempuan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong lahirnya berbagai program yang berdampak bagi masyarakat.

Upaya tersebut juga sejalan dengan target pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 yang menempatkan penguatan sumber daya manusia, kemandirian ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan sebagai prioritas.

Di tengah tantangan ekonomi global, organisasi perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat kewirausahaan, mendorong lahirnya pelaku usaha baru, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai sektor produktif.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) periode 2024–2029, Nannie Hadi Tjahjanto, saat menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Asosiasi Muslimah Pengusaha se-Indonesia (ALISA) “Khadijah” ICMI yang berlangsung pada 28–30 Juli 2026 di Bandung, Jawa Barat.

Rakernas ALISA “Khadijah” ICMI tahun ini mengangkat tema “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Industri Halal Menjadi Fokus Utama Menuju Indonesia Emas.”

Menurut Nannie, tema tersebut sangat relevan dengan berbagai upaya memperkuat kontribusi perempuan dalam mendukung ketahanan pangan, pengembangan industri halal, penguatan ekonomi keluarga, serta pembangunan sumber daya manusia yang unggul.


SINERGI DAN KOLABORASI


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum ALISA “Khadijah” ICMI, Ina Marlina, beserta seluruh jajaran panitia dan pengurus atas terselenggaranya Rakernas tersebut. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang lahirnya berbagai gagasan dan program yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Rakernas III ALISA ‘Khadijah’ ICMI. Semoga forum ini menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan program-program strategis yang memberikan manfaat nyata bagi umat, bangsa, dan negara, serta semakin memperkuat kontribusi perempuan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Nannie.

KOWANI menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan ALISA “Khadijah” ICMI maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari langkah KOWANI menyongsong peringatan 100 tahun organisasi pada 2028. Momentum satu abad KOWANI dipandang sebagai tonggak memasuki abad kedua peradaban perempuan Indonesia sekaligus memperkuat kontribusi organisasi perempuan terhadap pembangunan nasional.

Selain mendorong kolaborasi antarlembaga, KOWANI juga mengajak seluruh elemen bangsa mendukung berbagai inisiatif yang tengah dijalankan organisasi tersebut, termasuk KOWANI Goes to UNESCO – Memory of the World serta Tempe Goes to UNESCO sebagai upaya memperkenalkan warisan budaya dan pangan Indonesia di tingkat dunia.

Melalui sinergi berbagai organisasi perempuan, KOWANI berharap kontribusi perempuan Indonesia di bidang ekonomi, kewirausahaan, ketahanan pangan, dan industri halal dapat terus diperkuat sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |