Penyebab Persib Bandung Gagal Menang saat Lawan Arema FC

3 hours ago 1

PELATIH Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai kegagalan timnya mengamankan tiga poin saat menjamu Arema FC disebabkan buruknya penyelesaian akhir. Dalam laga pekan ke-29 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat, 24 April 2026, Persib ditahan imbang 0-0.

Menurut Bojan, lini depan Persib tampil dominan, tetapi tak mampu mengonversi peluang menjadi gol. Eliano Reijnders dan rekan-rekannya tercatat melepaskan 28 percobaan sepanjang pertandingan. “Satu-satunya kendala adalah penyelesaian akhir yang kurang baik. Kami bermain dengan baik dan menciptakan banyak peluang,” ujar dia usai laga.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pelatih asal Kroasia itu juga menilai Arema tampil sangat defensif dengan menerapkan strategi bertahan total. Ia menyebut tim tamu kerap menumpuk sembilan hingga sepuluh pemain di lini belakang dan hanya sesekali mengandalkan serangan balik. “Saya tidak melihat Arema mendapatkan peluang. Lini tengah kami juga kesulitan karena lawan bertahan ekstra,” katanya.

Meski demikian, Bojan tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan tim lawan. Ia memuji disiplin bertahan Hansamu Yama dan kawan-kawan yang mampu menjaga gawang tetap aman. “Kalian harus memberi hormat untuk Arema karena mereka sering bertahan dengan sembilan hingga sepuluh pemain,” ujar dia.

Hasil imbang ini membuat langkah Persib, yang dijuluki Maung Bandung, dalam upaya meraih gelar Super League ketiga secara beruntun menjadi lebih berat. “Kami masih di posisi pertama, tetapi situasinya kini lebih rumit. Masih ada lima laga tersisa dan kami harus memenangkan semuanya,” kata Bojan.

Persib saat ini memimpin klasemen dengan 66 poin dari 29 pertandingan. Di posisi kedua, Borneo FC mengoleksi 63 poin dan baru akan menjalani laga pekan ke-29 melawan Semen Padang FC. Jika menang, Borneo berpeluang menyamai poin Persib.

Kiper Persib, Fitrah Maulana, menegaskan timnya tetap fokus menghadapi lima laga tersisa. Ia optimistis peluang juara masih terbuka. “Kesempatan untuk menjadi juara masih besar, jadi kami fokus ke pertandingan berikutnya,” kata dia.

Di sisi lain, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengaku bangga atas keberhasilan timnya mencuri satu poin di kandang Persib. “Ini pertandingan yang sangat sulit. Kami menghadapi calon kuat juara yang dipimpin pelatih hebat yang sudah meraih dua gelar dan kini memburu gelar ketiga,” ujar dia.

Menurut Marcos, Arkhan Fikri dan rekan-rekannya tampil disiplin serta mampu menjalankan strategi yang telah disiapkan selama sepekan terakhir. “Saya sangat bangga dengan tim saya atas dedikasi, disiplin taktik, dan kerja keras mereka,” katanya.

Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Persib di kandang yang sebelumnya bertahan dalam 14 pertandingan. Arema menjadi tim pertama yang mampu membawa pulang poin dari GBLA musim ini. “Kami mempelajari Persib dengan sangat baik dan para pemain menjalankan rencana permainan dengan sempurna,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Arema FC, yang dijuluki Singo Edan, kini menempati peringkat ke-10 klasemen sementara dengan 39 poin. Adapun Persib tetap berada di puncak dengan 66 poin dari 29 laga.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |