Pentingnya Jalur Pelayaran Internasional Bebas dan Terbuka

2 weeks ago 24

DUTA Besar Amerika Serikat untuk ASEAN Kevin Kim mengatakan Amerika Serikat akan terus bekerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN untuk memastikan bahwa kebebasan navigasi tetap menjadi pilar utama politik regional serta pertumbuhan ekonomi. "Salah satu tujuan utama Amerika Serikat adalah memastikan jalur pelayaran internasional tetap bebas dan terbuka sehingga seluruh negara dapat memanfaatkannya," kata Kim pada Selasa 7 Juli 2026.

Mengenai kebebasan bernavigasi di Laut Cina Selatan, Kim menegaskan bahwa Washington akan terus bekerja sama dengan ASEAN untuk menjaga stabilitas kawasan. Salah satu fokusnya adalah memastikan jalur pelayaran internasional tetap terbuka dan dapat digunakan secara bebas sesuai hukum internasional. "Jalur pelayaran internasional sangat penting bagi perdagangan global maupun pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara," katanya.

Kode Etik di Laut Cina Selatan

Kim juga menegaskan bahwa timnya menghormati proses perundingan yang sedang berlangsung antara negara-negara ASEAN dan Cina mengenai penyusunan Code of Conduct (CoC) di Laut Cina Selatan. "Kami menghormati norma dan nilai-nilai ASEAN, di mana pencapaian konsensus di antara negara-negara anggota merupakan bagian dari proses melakukan negosiasi dengan Cina," kata Kim pada Selasa 7 Juli 2026 di Jakarta.

Sebelumnya, pada Januari 2026 para menteri luar negeri anggota ASEAN menyatakan terus berupaya untuk menyelesaikan perundingan Kode Etik di Laut Cina Selatan pada 2026. “Kami akan berupaya untuk menyelesaikan negosiasi CoC yang efektif dan substantif yang sesuai dengan hukum internasional, khususnya UNCLOS 1982, dalam tahun 2026,” demikian pernyataan pers ASEAN Foreign Ministers’ Retreat (AMM Retreat) 2026 di Cebu, Filipina pada 30 Januari 2026. Kode etik tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman untuk mengatur tindakan negara-negara di Laut Cina Selatan yang selama ini bersengketa.

"Pada dasarnya, pembahasan ini dipimpin oleh ASEAN dan Cina," ujar Kim, seraya menegaskan bahwa proses perundingan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab kedua pihak yang terlibat.

Meski demikian, Kim mengatakan Amerika Serikat akan tetap menjalin komunikasi dengan ASEAN guna memastikan kepentingannya di kawasan tetap terakomodasi selama proses negosiasi berlangsung.

Menurut Kim, Amerika Serikat memiliki kepentingan strategis di Laut Cina Selatan yang dinilai sejalan dengan kepentingan negara-negara ASEAN. Karena itu, Amerika Serikat akan terus menyampaikan pandangannya mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan CoC dalam setiap kesempatan dialog dengan ASEAN.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |