Ilustrasi(Dok Magnific)
ANALIS politik dan isu intelijen Boni Hargens mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penyidikan dugaan kasus korupsi di sektor batu bara secara bijaksana dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan yang bersifat umum terhadap suatu lembaga atau institusi.
Menurut Boni, perhatian publik terhadap penyidikan yang tengah berlangsung merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar setiap dinamika yang muncul selama proses hukum tidak langsung diartikan sebagai cerminan dari suatu institusi secara keseluruhan.
Ia menilai, apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum dalam suatu peristiwa, hal tersebut sebaiknya dipandang sebagai tanggung jawab individu hingga terdapat fakta hukum yang menjelaskan secara utuh.
"Tidak perlu kita membuat generalisasi seolah-olah itu kerja sistem dan melibatkan TNI. Kita harus mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan kelompok. Dugaan saya itu tindakan personal dari para oknum yang tidak bisa dikait-kaitkan dengan institusi TNI sebagai lembaga negara," kata Boni, Jumat (10/7).
Boni juga mengimbau seluruh pihak, baik aparat penegak hukum, pejabat publik, maupun masyarakat, untuk terus mengedepankan kepentingan negara serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Menurutnya, setiap tahapan penyidikan perlu diberikan ruang untuk berlangsung secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Di sisi lain, informasi yang berkembang di ruang publik juga perlu disikapi secara proporsional agar tidak menimbulkan kesimpulan yang belum didukung oleh fakta.
Ia menambahkan, perkara yang tengah diusut berkaitan dengan sektor strategis sehingga proses penegakan hukum diharapkan dapat berjalan secara akuntabel dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.
"Terlebih, pengusutan yang dilakukan oleh Kortastipidkor Polri ini menyangkut sektor energi strategis yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak," kata Boni. (E-4)

















































