Penanaman 60.000 Mangrove Perkuat Ketahanan Pesisir Kalimantan Timur(Nestle Indonesia)
Penanaman mangrove terus didorong sebagai solusi berbasis alam untuk memperkuat ketahanan kawasan pesisir sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Selain berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi dan intrusi air laut, ekosistem mangrove juga berperan penting sebagai habitat berbagai spesies serta penyerap karbon alami yang efektif.
Sebagai negara dengan kawasan mangrove terluas di dunia, Indonesia terus mengembangkan berbagai program rehabilitasi untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya tahan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim sekaligus mendukung target penurunan emisi nasional.
Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui penanaman 60.000 pohon mangrove di lahan seluas 20 hektare di Desa Modang, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Kamis (2/7). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, organisasi lingkungan, dan masyarakat setempat dalam mendukung pemulihan ekosistem pesisir.
Direktur Corporate Affairs PT Nestle Indonesia, Fajar Dewantara, mengatakan pelestarian lingkungan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan selama beroperasi di Indonesia.
"Selama lebih dari lima puluh tahun hadir di Indonesia, Nestlé Indonesia senantiasa berupaya menciptakan manfaat bersama bagi individu dan keluarga, masyarakat, serta bumi," ujar Fajar.
Menurutnya, penanaman puluhan ribu mangrove di Kabupaten Paser merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan dalam menghadapi perubahan iklim.
"Kami percaya pelestarian lingkungan memerlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, mitra, masyarakat, dan sektor swasta agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang," katanya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser, Rudiansyah, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung rehabilitasi mangrove di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat upaya mitigasi perubahan iklim.
"Ini merupakan langkah nyata yang tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim, tetapi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat," ujarnya.
Senada, Sekretaris Umum Yayasan Hutan Tropis, Dean Yulindra Affandi, menilai keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak berhenti pada proses penanaman, melainkan membutuhkan pengelolaan berkelanjutan serta partisipasi aktif masyarakat.
Ia menyebut mangrove memiliki fungsi penting dalam memulihkan ekosistem pesisir, meningkatkan kapasitas penyerapan karbon, serta menjaga habitat berbagai flora dan fauna.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dan menjadi contoh bagi semakin banyak pihak untuk berpartisipasi dalam upaya restorasi lingkungan," katanya.
Ketua Komunitas Peduli Mangrove Kabupaten Paser, Abdul Azis, menambahkan mangrove menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Desa Modang karena menopang keseimbangan ekosistem pesisir yang menjadi sumber penghidupan warga.
"Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir," ujarnya.
Program di Kabupaten Paser melanjutkan berbagai inisiatif rehabilitasi mangrove yang sebelumnya telah dilakukan di sejumlah daerah, termasuk penanaman 30.000 pohon di Kabupaten Siak, Riau, serta 15.000 pohon di Pantai Mangunharjo, Semarang. Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekosistem pesisir sekaligus menghadirkan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Menurutku, versi ini lebih kuat karena lead langsung berbicara tentang urgensi rehabilitasi mangrove sebagai isu lingkungan nasional. Perusahaan baru muncul sebagai bagian dari kolaborasi, sehingga nilai beritanya terasa lebih objektif dan tidak berkesan seperti materi promosi. (E-3)

















































