Pemerintah Serap Rp 42 Triliun dari Lelang SUN

5 hours ago 3

KEMENTERIAN Keuangan melaporkan hasil lelang surat utang negara atau lelang SUN pada Selasa, 14 April 2026. Total penawaran investor yang masuk dalam lelang kali ini mencapai Rp 78,4 triliun atau meningkat dari lelang sebelumnya yang tercatat RP 58,22 triliun.

Ada 9 seri surat utang yang ditawarkan pada lelang surat utang pekan ini. "Total nominal yang dimenangkan dari kesembilan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp 42 triliun," demikian pengumuman di laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Selasa, 14 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sembilan seri SUN yang dilelang adalah seri SPN01260516 (new issuance), SPN03260715 (new issuance), SPN12270401 (reopening), FR0109 (reopening), FR0108 (reopening), FR0106 (reopening), FR0107 (reopening), FR0102 (reopening) dan FR0105 (reopening). 

Seri dengan penawaran terbanyak adalah FR0109 dengan penawaran masuk tertinggi Rp 44,4 triliun. Imbal hasil atau yield tertimbang yang dimenangkan dari seri ini adalah 6,27225 persen dan akan jatuh tempo pada 15 Maret 2031. Dari penawaran yang masuk tersebut, pemerintah memutuskan memenangkan Rp 23,55 triliun.

Sebelumnya lelang SUN pekan ini ditargetkan meraup Rp 36 triliun. Namun pemerintah memiliki hak untuk menjual 9 seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. Maksimal dimenangkan bisa mencapai 150 persen dari target.

Pada lelang dua pekan sebelumnya Kemenkeu juga melelang 9 seri SPN (Surat Perbendaharaan Negara) dan FR (fixed rate). Dalam Lelang SUN di 31 Maret 2026 tersebut pemerintah menyerap Rp 40 triliun. Artinya pemerintah menyerap pendanaan lebih banyak kali ini.

Penawaran obligasi pemerintah merupakan bagian dari pembiayaan anggaran dan juga menalangi defisit APBN tahun ini yang ditargetkan mencapai Rp 689,1 triliun. Berdasarkan undang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2026 atau UU APBN Nomor 17 Tahun 2025, pembiayaan utang tahun ini ditargetkan Rp 832,2 triliun. Angkanya naik dibandingkan dengan target tahun lalu yang sebesar Rp 775,9 triliun.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |