Pemerintah Serahkan Mobil Pemadam untuk Tingkatkan Layanan Kebencanaan di Aceh

2 weeks ago 13
Pemerintah Serahkan Mobil Pemadam untuk Tingkatkan Layanan Kebencanaan di Aceh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran.(Satgas PRR Aceh)

Upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi kebakaran dan bencana alam terus dilakukan melalui penambahan sarana pendukung. Ketersediaan armada pemadam yang mampu menjalankan berbagai fungsi dinilai penting untuk mempercepat respons darurat sekaligus mendukung penanganan kebencanaan di daerah.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran multifungsi Fire Hawk kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Selasa (7/7). Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, di Pendopo Kabupaten Bener Meriah.

Tito mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kebencanaan di daerah, khususnya dalam penanganan kebakaran dan keadaan darurat lainnya.

Menurutnya, keberadaan armada pemadam yang memadai diharapkan dapat mempercepat penanganan insiden sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat. Ia menilai tambahan armada tersebut akan memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan layanan kepada masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat.

Secara terpisah, Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Safrizal, menjelaskan bahwa Fire Hawk FWS 4000 dirancang sebagai kendaraan pemadam kebakaran multifungsi.

Selain digunakan untuk memadamkan kebakaran bangunan, kendaraan tersebut juga dapat difungsikan sebagai unit distribusi air berkapasitas 4.000 liter, termasuk untuk mendukung kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian saat terjadi bencana.

Menurut Safrizal, kendaraan tersebut menggunakan sasis Mitsubishi Fuso Canter FE 75 SHDX atau tipe setara dengan tenaga 136–150 PS serta dilengkapi sistem pompa Power Take-Off (PTO) yang terhubung langsung dengan transmisi kendaraan.

Pompa berkapasitas hingga sekitar 528 gallon per minute (GPM) memungkinkan kendaraan menyalurkan air dalam jumlah besar untuk mendukung proses pemadaman.

Fire Hawk juga dilengkapi tangki berkapasitas 4.000 liter yang menggunakan material baja antikarat atau baja nirkarat (stainless steel), serta sejumlah perlengkapan pendukung seperti kompartemen penyimpanan selang, dudukan alat pemadam api ringan (APAR), lampu rotator darurat, dan panel pengatur tekanan air.

Safrizal berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pelayanan kebencanaan di Kabupaten Bener Meriah.

"Semoga Fire Hawk bantuan dari Kementerian Dalam Negeri dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Rawat dengan baik, pergunakan dengan baik, dan mudah-mudahan bisa membantu mempermudah urusan yang harus dilaksanakan," tandasnya. (E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |