Pemancing di Lumajang Panen Ikan Manyung Jumbo dari Laut

4 hours ago 2

RIBUAN pemancing mendatangi pinggiran pesisir selatan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tepatnya di sebelah timur Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian. Telah selama tiga hari belakangan ini mereka datang secara bergelombang menyusul kabar kemunculan Ikan Manyung berukuran jumbo.

Mereka seperti berlomba-lomba mangayunkan jorannya dari pinggiran pantai sembari menunggu umpannya disambar ikan sejenis lele laut tersebut. "Sudah tiga hari ikan Manyung dengan ukuran jumbo seperti ke luar dari sarangnya," ujar satu di antara para oemancing itu, Fauzan kepada Tempo, pada Jumat, 31 Juli 2026. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Fauzan adalah warga Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang. Dia mengatakan lebih kurang seribu orang pemancing datang dari seluruh penjuru Lumajang ke titik lokasi pinggiran pantai yang cukup sulit dijangkau tersebut. Mereka seperti tidak ingin ketinggalan momentum bermunculannya ikan dengan nama latin Ariidae itu.

Fauzan mengatakan kendaraan bermotor yang sebagian besar roda dua diparkir lebih kurang 5 kilometer dari titik lokasi yang dituju. "Mau nggak mau harus jalan lebih kurang 5 kilometer ke arah timur dengan menyusuri pasir pinggir pantai," ujarnya yang baru pulang Kamis subuh.

Gelombang pemancing yang datang dan pulang silih berganti itu dimulai sejak menjelang tengah hari hingga larut malam. Fauzan sendiri mengaku datang Rabu siang. Dia membawa pulang tiga ekor Manyung berukuran jumbo dengan bobot antara 4-6 kilogram per ekor. "Ada yang dapat Manyung dengan bobot 9 kilogram," ujar Fauzan menambahkan. 

Ia mengatakan pada Juli hingga Agustus setiap tahunnya ini adalah waktu para pemancing pasiran berpesta. Mereka berdiri berjejer-jejer di pinggir pantai menunggu mata kailnya disambar ikan. "Terkadang tali senar terkait satu sama lain karena salah satu pemancing harus tarik ulur senar dengan ikan yang berjuang lepas dari mata kail yang disambar," ujar Fauzan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lumajang Yuli Harisma Wati membenarkan fenomena bermunculannya Ikan Manyung berukuran jumbo di pesisir selatan Kabupaten Lumajang. "Bahkan sudah hampir dua pekan terakhir ini. Dan ini telah menjadi bahan kajian dan diskusi kami (dinas)," ujar Yuli pada Jumat pagi, 31 Juli 2026.

Yuli menduga fenomena karena migrasi udang rebon dari pesisir selatan sebelah timur yakni di Kecamatan Yosowilangun hingga ke wilayah pantai di Kecamatan Pasirian. "Udang rebon ini sumber pakan bagi Ikan Manyung. Karena itu Manyung mengejar udang ini hingga di perairan pinggiran pantai," ujar Yuli menambahkan. 

Ada pula fenomena upwelling atau naiknya air yang lebih dingin di lapisan bawah ke permukaan dampak musim kemarau yang sudah mulai menjangkau wilayah pesisir Selatan Lumajang. "Di pesisir selatan Pantai Yosowilangun, terumbu karangnya masih cukup bagus sehingga jadi habitat udang rebon. Dan udang ini menjadi makanan Manyung," ujarnya.

Sementara ikan Manyung juga jadi santapan Hiu Tutul. Karena itu, Yuli menambahkan, sering sekali terjadi Hiu Tutul terdampar di pesisir Selatan di Yosowilangun. "Mungkin Hiu Tutul ini mengejar Ikan Manyung hingga ke pinggir pantai," ujarnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |