Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya

2 weeks ago 12
Pacu Produksi Padi, Penyuluh Kabupaten Sukabumi Inisiasi Demplot PM-AAS Secara Swadaya Kegiatan demplot padi yang dilaksanakan secara swadaya.(Dok.Istimewa)

PENYULUH pertanian di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menginisiasi penerapan metode PM-AAS melalui kegiatan demplot padi yang dilaksanakan secara swadaya. Kegiatan ini menjadi upaya nyata untuk memperkenalkan teknologi budidaya kepada petani sekaligus mendorong peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut.

Koordinator BPP Surade, Rimawan mengatakan  sejak awal pelaksanaan, banyak petani yang datang untuk melihat langsung proses budidaya dan tertarik mempelajari teknologi yang diterapkan. Seluruh kebutuhan kegiatan mulai dari penyediaan benih, pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga panen dilakukan secara swadaya oleh BPP sebagai bentuk komitmen dalam mempercepat adopsi inovasi di tingkat petani.

"Alhamdulillah, antusias petani sangat tinggi. Mereka ingin melihat langsung bagaimana penerapan metode PM-AAS di lapangan sehingga diharapkan dapat diterapkan lebih luas pada musim tanam berikutnya," ujar Rimawan saat kegiatan demplot dengan luas sekitar 2.000 meter persegi menggunakan varietas padi Pajajaran yang dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Sukarama, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kamis (9/7).

POTENSI PENGEMBANGAN
Menurut Rimawan, potensi pengembangan demplot masih sangat besar. Di Desa Cipeundeuy masih tersedia sekitar 2 hektare lahan yang belum ditanami dan berpotensi menjadi lokasi perluasan penerapan metode PM-AAS. Namun demikian, keterbatasan modal masih menjadi kendala utama bagi pengembangan kegiatan tersebut.

"Untuk lahan sebenarnya masih cukup luas, sekitar 2 hektare yang masih kosong. Kendala utama saat ini adalah permodalan sehingga perlu dukungan berbagai pihak agar penerapan teknologi ini dapat diperluas," jelasnya.

Metode PM-AAS merupakan pendekatan budidaya padi yang mengoptimalkan pengelolaan tanaman dan sumber daya secara efisien. Penerapan metode PM AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, dan meningkatkan pendapatan petani. Melalui kegiatan demplot ini, penyuluh pertanian berharap petani dapat melihat secara langsung manfaat teknologi sebelum menerapkannya di lahan masing-masing.

Inisiasi yang dilakukan secara swadaya oleh BPP Surade menunjukkan peran aktif penyuluh pertanian sebagai motor penggerak inovasi di lapangan. Ke depan, dukungan permodalan dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat memperluas penerapan metode PM-AAS sehingga semakin banyak petani yang memperoleh manfaat dari peningkatan produktivitas usaha tani padi. 

UPAYA ANTISIPASI
DAMPAK kekeringan akibat kemarau saat ini jadi ancaman bagi sektor pertanian. Termasuk di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat, bahkan di Indonesia.

Kondisi kemarau saat ini diwaspadai akan berdampak cukup signifikan karena diprediksi berlangsung ekstrem. Pemerintah daerah setempat pun memandang perlu mengambil langkah antisipasi agar dampaknya tak berpengaruh besar terhadap upaya peningkatan produksi padi di wilayah itu.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, mengaku sudah mempersiapkan berbagai upaya antisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau. Terutama pada sektor pertanian yang selama ini berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan domestik regional bruto (PDRB).

"Salah satu upaya antisipasi yang kami lakukan yaitu dengan pembuatan sumur-sumur bor untuk membantu sektor pertanian," kata Asjap, sapaan akrab Asep Japar, di sela pembukaan pelatihan penguatan dan peran serta P3A dan GP3A Mitra Cai di Situ Sukarame Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7). (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |