Ojol dan Warga Bersihkan Pos Polisi yang Terimbas Aksi di Surabaya

7 hours ago 2

CNN Indonesia

Minggu, 31 Agu 2025 19:44 WIB

Sebanyak 3 pos yang dibersihkan pada Sabtu (30/8) antara lain Pos Lantas Taman Pelangi, Taman Bungkul, dan Wonokromo atau sisi timur KBS. (Foto: dok Istimewa)

Jakarta, CNN Indonesia --

Warga Surabaya bersama pengemudi ojek online (ojol) terlihat membersihkan pos polisi yang dibakar massa aksi pada Jumat (29/8) dini hari. Sebanyak tiga pos penjagaan yang dibersihkan pada Sabtu (30/8) antara lain Pos Lantas Bundaran A. Yani atau Taman Pelangi, Raya Darmo atau Taman Bungkul, dan Wonokromo atau sisi timur Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Saat itu, tampak puluhan pengemudi ojol dan warga membersihkan serpihan pecahan kaca, mengepel lantai, hingga mengecat ulang dinding pos lantas di dua lokasi yang sempat terbakar dan divandalisme oleh massa aksi.

Tak sedikit pengendara yang melintasi jalanan yang berhenti untuk mengabadikan momen tersebut, seperti Septinda, warga Banyuurip, Surabaya. Ia mengaku senang melihat para pengemudi ojol bersama warga membersihkan pos yang terimbas aksi demonstrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tadi pas lewat kok banyak driver ojol ngecat, terus sama teman saya berhenti, sempat ngerekam sebentar. Mereka terlihat kompak sekali," kata Septinda di Wonokromo, Sabtu (30/8).

Sementara itu, seorang pengemudi ojol Eko Setiawan menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas kerusakan yang terjadi. Pria yang yang telah berprofesi sebagai pengemudi ojol selama 9 tahun itu mengaku miris dengan ulah oknum peserta aksi yang merusak fasum.

"Demo boleh, tapi tolong jangan rusak kota ini. Surabaya ini rumah kita, tempat kita mencari nafkah," kata Eko saat ditemui, Sabtu (30/8).

Driver ojol berusia 50 tahun itu menyebut bahwa aksi bahu-membahu untuk membersihkan puing-puing dan serpihan bekas kerusuhan itu dilakukan secara spontan. Untuk biaya kegiatan pembersihan, ia mengaku sepenuhnya ditanggung secara swadaya.

"Ini tadi kami patungan, swadaya (biaya untuk membersihkan lokasi)," ujar Eko.

(bnr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |