Novak Djokovic Sebut Duel 5 Jam Kontra Felix Auger-Alliasime Sebagai Salah Satu Momen Terbaiknya

2 weeks ago 12
Novak Djokovic Sebut Duel 5 Jam Kontra Felix Auger-Alliasime Sebagai Salah Satu Momen Terbaiknya Petenis Serbia Novak Djokovic(AFP/Glyn KIRK)

PETENIS asal Serbia, Novak Djokovic, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas pertandingan perempat final Wimbledon yang baru saja ia lalui. Setelah bertarung selama 5 jam 15 menit melawan petenis Kanada, Felix Auger-Aliassime, Djokovic menyebut laga tersebut sebagai salah satu momen terbaik dalam karier panjangnya di turnamen lapangan rumput tersebut.

Djokovic berhasil menundukkan unggulan ketiga tersebut dengan skor ketat 7-6 (10), 3-6, 6-3, 6-7 (4), dan 7-6 (4). Laga ini secara resmi tercatat sebagai pertandingan perempat final terpanjang dalam sejarah Wimbledon.

Salah Satu Pertandingan Terbaik

Dalam konferensi pers seusai laga, pemilik tujuh gelar Wimbledon tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya bisa terlibat dalam duel yang sangat menguras fisik dan mental tersebut.

"Ini sangat menyenangkan bisa menjadi bagian dari pertandingan epik yang berlangsung lebih dari lima jam. Sejujurnya, ini adalah salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya jalani di Wimbledon," ujar Djokovic sebagaimana dikutip dari ATP.

Perbandingan dengan Final 2019

Petenis berusia 39 tahun itu mengungkapkan bahwa intensitas pertandingan melawan Auger-Aliassime membangkitkan memori lama saat ia menghadapi Roger Federer di final Wimbledon 2019. Kala itu, Djokovic juga harus berjuang hingga tie-break set kelima untuk mengamankan gelar juara.

"Saya tidak ingat pernah bermain sepanjang ini dalam pertandingan apa pun. Mungkin final melawan Roger pada 2019 mendekati dalam hal waktu dan durasi," tuturnya menambahkan.

Kunci Kemenangan di Momen Kritis

Djokovic mengakui bahwa level permainan yang ditunjukkan Auger-Aliassime sangat tinggi dan membuat pertandingan menjadi sangat seimbang. Namun, ketenangan di poin-poin krusial, terutama pada super tie-break set penentuan, menjadi pembeda hasil akhir.

"Pertandingan ini benar-benar sangat seimbang. Ini bisa menjadi milik siapa saja. Felix bermain dengan level yang sangat tinggi," puji Djokovic kepada lawannya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya hanya mencoba tetap bertahan dan menunggu momentum yang tepat saat lawan mengalami sedikit penurunan konsentrasi.

"Dia sedikit menurun pada super tie-break. Saya memanfaatkan semua peluang dan bertahan, memainkan pukulan yang tepat," pungkasnya. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |