Nego Panas, Iran-AS Kembali Saling Serang sampai Kuwait Jadi Target

17 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Serangan udara meluncur ke wilayah Kuwait saat Amerika Serikat (AS) dan Iran terlibat negosiasi panas.

Militer Kuwait pada Rabu (3/6) melaporkan sejumlah drone mengarah ke wilayah mereka namun berhasil ditangkis oleh pertahanan udara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Suara ledakan yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," demikian pernyataan militer di X, Rabu (3/6).

Ini merupakan serangan udara terbaru yang mampir ke Kuwait. Pada Senin (1/6), sejumlah rudal dan drone juga meluncur ke Kuwait namun berhasil ditembak jatuh.

Kementerian Luar Negeri Kuwait saat itu menyatakan Iran "bertanggung jawab penuh atas serangan keji" tersebut.

AS dan Iran sedang dalam perundingan damai usai gencatan senjata pada 8 April lalu. Namun, pembicaraan kedua negara hingga kini belum mencapai mufakat.

Pada Senin, Iran mengancam akan menangguhkan pembicaraan lantaran Israel masih terus menyerang kelompok milisi Hizbullah sekutunya di Lebanon selatan.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga memperingatkan perang bisa kembali meletus jika Israel tidak segera menghentikan operasinya.

Pada Selasa (2/6), Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan beberapa rudal balistik ke negara-negara Timur Tengah. Kendati demikian, seluruhnya berhasil diintersepsi.

"Dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait meleset atau hancur di tengah jalan, dan tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain langsung dicegat oleh pasukan pertahanan udara AS dan Bahrain," demikian pernyataan CENTCOM, seperti dikutip AFP.

(blq/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |