Microsoft Defender Salah Deteksi, Google Search Dianggap Berbahaya

4 hours ago 4
Microsoft Defender Salah Deteksi, Google Search Dianggap Berbahaya Microsoft Defender sempat memblokir tautan Google Search karena false positive. Gangguan Safe Links pada Microsoft 365 berlangsung sekitar 7,5 jam.(TechSpot)

MICROSOFT Defender kembali bikin heboh, setelah sistem keamanannya keliru menganggap tautan Google Search sebagai ancaman berbahaya. Akibatnya, sejumlah pengguna Microsoft 365 sempat dibuat kesulitan membuka tautan pencarian Google yang dibagikan melalui email maupun Microsoft Teams.

Masalah tersebut terjadi pada 2 September 2026 dan berkaitan dengan fitur Safe Links pada Microsoft Defender for Office 365. 

Insiden yang tercatat dengan kode MO1465962 itu berlangsung sekitar tujuh setengah jam sebelum Microsoft menyatakan masalah telah berhasil diatasi.

Tautan Google Mendadak Dicap Berbahaya

Safe Links merupakan fitur keamanan Microsoft Defender for Office 365 yang bertugas memeriksa URL sebelum pengguna membukanya. Fitur ini dirancang untuk membantu melindungi pengguna dari tautan phishing, malware, dan ancaman siber lainnya.

Namun, kali ini sistem justru salah membaca sejumlah tautan Google Search yang sebenarnya aman. 

Pengguna yang mencoba membuka tautan tersebut dapat menerima peringatan “Opening this website might not be safe” dan akses ke URL pun diblokir.

Dilansir dari TechSpot, masalah tersebut tidak hanya terjadi ketika tautan dibuka dari email atau Teams. Perlindungan Safe Links juga dapat tetap memengaruhi akses ketika tautan tersebut dibuka melalui browser eksternal.

Bukan Google yang Terinfeksi Malware

Meski Microsoft Defender memberikan peringatan keamanan, bukan berarti Google Search benar-benar mengandung malware. Masalah ini merupakan false positive, yakni kondisi ketika sistem keamanan keliru mengidentifikasi sesuatu yang sebenarnya aman sebagai ancaman.

Microsoft mengonfirmasi penyebabnya adalah “inaccurate security classification” dalam proses deteksi ancaman Defender. Kesalahan klasifikasi tersebut membuat URL Google yang sah terbaca sebagai URL berbahaya.

Microsoft kemudian memperbaiki masalah tersebut dan menyatakan insiden telah diselesaikan pada 2 September 2026 pukul 10.17 UTC. 

Meski demikian, perusahaan memperingatkan sebagian pengguna masih mungkin merasakan dampaknya untuk sementara waktu karena perbaikan perlu diterapkan ke seluruh infrastruktur layanan. Microsoft juga akan meninjau proses URL reputation classification pada Defender untuk mencegah kesalahan serupa terjadi lagi. 

Insiden ini sekaligus menunjukkan bahwa sistem keamanan otomatis pun tidak sepenuhnya bebas dari kesalahan deteksi, bahkan ketika yang ditandai adalah layanan internet yang digunakan sehari-hari. (TechSpot/PCWorld/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |