CANTIKA.COM, Jakarta - Peran perempuan dalam pembangunan keluarga semakin mendapat perhatian, termasuk melalui gerakan PKK yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di Pekanbaru, sosok Sulastri menjadi figur penting di balik berbagai program pemberdayaan perempuan, pendidikan anak, serta penguatan literasi keluarga.
Sebagai Ketua TP PKK Kota Pekanbaru sekaligus istri Walikota Agung Nugroho, Sulastri menempatkan pendidikan dan peningkatan kapasitas perempuan sebagai fokus utama dalam menjalankan perannya. Ia percaya bahwa kualitas keluarga berpengaruh besar terhadap kualitas generasi mendatang.
Mendorong Peran PKK dan Posyandu Lebih Aktif di Masyarakat
Usai pelantikan pengurus TP PKK dan Posyandu, pada 1 Maret 2025, Sulastri menekankan pentingnya semangat kolaborasi dalam mendukung program pembangunan daerah. Menurutnya, PKK dan Posyandu memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan anak, hingga pemberdayaan perempuan.
Ia mendorong para kader untuk terus aktif turun ke lapangan, memperkuat sinergi, serta menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini. Pendekatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pekanbaru yang ingin menghadirkan kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, bukan sekadar menjalankan program rutin.
Fokus pada Pendidikan Anak Usia Dini
Sebagai Bunda PAUD Kota Pekanbaru, Sulastri memberikan perhatian khusus pada pendidikan anak usia dini sebagai fondasi penting bagi pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Ia mengapresiasi prestasi anak-anak PAUD Kota Pekanbaru yang berhasil meraih Juara Umum Implementasi Porseni TK IGTKI-PGRI Provinsi Riau 2025.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara guru, orang tua, serta dukungan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga untuk mewujudkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
Bagi Sulastri, pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepercayaan diri, serta kemampuan adaptasi anak terhadap perkembangan zaman.
Literasi Perempuan dan Penguatan Kapasitas Kader
Salah satu langkah konkret yang dilakukan Sulastri adalah mendorong peningkatan kapasitas kader PKK melalui pelatihan public speaking, pengembangan kepribadian, dan motivasi.
Pelatihan bertajuk Public Speaking untuk Perempuan Inspiratif Menyampaikan Gagasan dengan Anggun, Tegas dan Efektif menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kader PKK dan Posyandu bukan hanya pelaksana program, tetapi juga komunikator yang memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Dengan kemampuan komunikasi yang baik, kader diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat, khususnya terkait kesehatan keluarga, pendidikan anak, dan kesejahteraan sosial.
Sulastri saat memimpin Rapat Pimpinan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru/Foto: Instagram/abubakar.sulastriarsyadkannah
Posyandu sebagai Pusat Edukasi dan Pemberdayaan Keluarga
Sulastri juga terlibat dalam peresmian Posyandu Pucuk Wangi di Kecamatan Kulim sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan masyarakat berbasis komunitas.
Posyandu kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan dasar, tetapi juga terintegrasi dalam enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi: edukasi pendidikan keluarga, layanan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan sosial masyarakat, edukasi lingkungan dan perumahan sehat, peningkatan ketertiban masyarakat, dukungan kesejahteraan kelompok rentan
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Posyandu dapat menjadi ruang belajar bersama bagi keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.
Komitmen pada Ketahanan Keluarga dan Generasi Masa Depan
Melalui berbagai program yang dijalankan, Sulastri menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa. Ia percaya bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang sehat, harmonis, dan edukatif bagi anak-anak.
Dengan penguatan literasi keluarga, pendidikan anak usia dini, serta peningkatan kapasitas perempuan, Sulastri berharap masyarakat Pekanbaru dapat semakin siap menghadapi tantangan masa depan.
Baginya, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun manusia yang memiliki karakter, pengetahuan, dan kepedulian sosial.
Langkah-langkah yang dilakukan Sulastri melalui TP PKK menunjukkan bahwa gerakan berbasis keluarga masih relevan sebagai salah satu pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya.
ECKA PRAMITA | SETDAKO PEKANBARU | INSTAGRAM
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)






