Legenda Real Madrid dan Timnas Spanyol, Raul Gonzalez, Ungkap Kunci Indonesia agar Bisa Tembus Piala Dunia

9 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Legenda Real Madrid dan Timnas Spanyol, Raul Gonzalez, mengatakan Indonesia pastinya punya mimpi besar untuk bisa tampil di Piala Dunia.

Menurut Raul Gonzalez, mimpi itu bisa menjadi kenyataan karena Indonesia punya banyak talenta dan infrastruktur yang mendukung.

Selama berada Jakarta belum lama ini,  Raul Gonzalez dan David Villa, yang juga mantan pemain Timnas Spanyol, berbagi ilmu lewat serangkaian coaching clinic.

Legenda yang kini berusia 48 tahun itu bisa melihat langsung antusias dan semangat talenta-talenta muda Indonesia.

"Untuk meningkatkan kemampuan para anak-anak, saya rasa Indonesia punya  infrastruktur, orang-orang yang mencintai sepak bola, dan memiliki gairah," kata Raul Gonzalez via kanal YouTube Sport77 Official.

"Menurut saya, fokus yang bisa Anda berikan adalah pada akar rumput dan bekerja dengan benar, dengan anak-anak muda ini karena di Spanyol, pengembangan akar rumput sangat bagus," imbuhnya.

"Soal akar rumput, kami yang terbaik dan itu masih terjadi sampai sekarang. Setiap kali Piala Dunia, termasuk saat ini, Spanyol selalu menjadi favorit."

Nomor 5K putra dan putri dalam ajang 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Pantai Jimbaran, Bali, telah tuntas digelar. Wakil Indonesia berjuang menghadapi ketatnya persaingan serta arus kuat, sementara perenang China kembali menunjukka...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Mudah Menang Piala Dunia

Diakui Raul tak mudah memenangkan Piala Dunia. Sejauh ini, Spanyol baru sekali memenangkannya, yakni pada 2010.

"Memenangkan satu Piala Dunia memang sulit, ada banyak tim kuat, tetapi di Spanyol, ada banyak pemain berkualitas. Kami bekerja tidak hanya di Real Madrid, Barcelona, ​​tetapi juga banyak tim lainnya. Kuncinya adalah bekerja di akademi, bekerja dengan pemain akar rumput," kata Raul, yang memperkuat Real Madrid dari 1994 hingga 2010.

"Untuk itu, ada banyak pemain. Ingat 20 tahun yang lalu, pemain-pemain di Spanyol hanya bermain di Spanyol. Tapi, sekarang sudah berubah. Sekarang ada banyak, tidak hanya pemain, tapi juga pelatih di Premier League, ada pelatih terbaik dari Spanyol," tutur pria kelahiran 27 Juni 1977 itu.

"Anda harus bekerja dalam pembentukan individu atau para pemain, pelatih, direktur olahraga, dan di Spanyol, saya pikir kami berada di level tinggi sepak bola dunia," ucapnya.

Prestasi Raul

Selama memperkuat Real Madrid, Raul memenangkan banyak gelar. Di antaranya enam trofi La Liga serta tiga gelar Liga Champions.

Hanya, bersama Timnas Spanyol, ia nihil gelar. Meski begitu, Raul sosok penyerang nan mumpuni dengan torehan 44 gol dalam 102 laga selama memperkuat La Furia Roja.

Selain Real Madrid, Raul pernah memperkuat Schalke 04, Al Sadd, sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu di New York Cosmos pada 2015.

Setelah gantung sepatu, Raul meneruskan kariernya sebagai pelatih Real Madrid Youth dan terakhir dipercaya menukangi Real Madrid Castilla sejak 2019 dan berakhir pada 2025.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |