Lamongan Segera Berlakukan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

6 hours ago 3
Lamongan Segera Berlakukan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (kedua kiri).(MI/M Ahmad Yakub)

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan menyiapkan digitalisasi pembayaran retribusi parkir secara nontunai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan juga telah menyiapkan sejumlah titik parkir yang akan menerapkan sistem tersebut.

Program itu merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Lamongan dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Lamongan. Penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS akan diawali dengan soft launching pada Senin (10/8).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan digitalisasi pembayaran retribusi parkir diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

"Kami menandatangani nota kesepahaman bersama Bank Jatim dan Dishub untuk penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS. Harapannya, digitalisasi ini dapat meningkatkan PAD dari sektor retribusi parkir karena sistem pembayarannya lebih akurat, akuntabel, pelayanannya semakin baik, serta mampu meminimalkan potensi kecurangan," kata Yuhronur, Sabtu (1/8).

Kepala Dishub Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo mengatakan penerapan pembayaran parkir nontunai juga menjadi bagian dari transformasi tata kelola layanan parkir guna meningkatkan transparansi dan menjaga kepercayaan masyarakat, sekaligus melindungi petugas parkir dari potensi penyalahgunaan.

Menurut Dianto, sistem tersebut akan diterapkan di sekitar 43 titik parkir yang dikelola Dishub di Kecamatan Lamongan dan Babat.

"Kami optimistis seluruh petugas siap mendukung pelaksanaan program ini. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, sistem ini juga diharapkan dapat meminimalkan potensi penyimpangan yang dapat mengurangi PAD," ujarnya.

Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Lamongan Bindan Seno Aji mengatakan inovasi pembayaran nontunai akan membuat transaksi retribusi parkir lebih cepat, mudah, dan akurat.

"Pengelolaan retribusi parkir juga dapat dipantau dan dievaluasi secara real time. Penerapannya akan diawali dengan soft launching pada 10 Agustus yang disertai sosialisasi kepada masyarakat dan petugas. Selanjutnya akan dilakukan grand launching setelah masa sosialisasi selesai," pungkasnya. (YK/P-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |