Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menghasut Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menolak menyetop perang dengan Iran.
Dalam percakapan telepon pada hari Minggu (5/4), Netanyahu dilaporkan menyampaikan keraguan dia soal kemungkinan gencatan senjata dengan Iran, demikian dikutip Anadolu Agency.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Trump mengatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran bisa tercapai jika Teheran menyetujui tuntutan AS.
Persyaratan Washington termasuk Iran menyerahkan semua uranium yang telah diperkaya dan berkomitmen tidak melanjutkan pengayaan uranium.
Keesokan harinya yakni pada Senin, Netanyahu mengunggah hasil pembicaraan dengan Trump di X.
Netanyahu juga memuji Trump usai militer AS berhasil menemukan dan menyelamatkan pilot F-15A setelah jet tempur mereka ditembak pasukan Iran.
"Saya berbicara dengan Presiden @realDonaldTrump dan secara pribadi mengucapkan selamat atas keputusan berani dan misi Amerika yang terlaksana dengan sempurna menyelamatkan pilot yang jatuh dari wilayah musuh," tulis Netanyahu di X.
Trump, kata PM Israel ini, juga menyampaikan apresiasinya atas bantuan Negeri Zionis.
Netanyahu lalu menyatakan kebanggaan dia atas relasi AS-Israel yang kian menguat terutama setelah menggempur Iran habis-habisan.
"Saya sangat bangga bahwa kerja sama kita di medan perang maupun di luar medan perang belum pernah terjadi sebelumnya," kata dia.
Percakapan telepon kedua kepala negara itu muncul usai pejabat AS mengatakan para negosiator sedang membahas gencatan senjata sementara selama 45 hari.
Sejumlah pejabat Iran menolak usulan tersebut dan mendesak gencatan senjata permanen.
Iran juga baru mengirimkan proposal mereka ke Pakistan selaku mediator untuk ditunjukkan ke AS.
Dalam usulannya, Iran ingin AS menghentikan seluruh peperangan hingga membayar ganti rugi karena kerusakan disebabkan serangan AS dan Israel.
(isa/bac)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
1











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)





