Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin (kanan), didampingi Anggota KPU, Betty Epsilon Idroos memimpin rapat pleno terbuka penetapan rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tingkat Nasional Semester I Tahun 2026 di Gedung KPU RI, Jakarta, Seni(MI/Usman Iskandar)
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menambah dua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026, yakni di Sana’a, Yaman, dan Pyongyang, Korea Utara. Dengan penambahan tersebut, jumlah perwakilan luar negeri yang melayani pemilih Indonesia meningkat dari 129 menjadi 131 PPLN.
Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos mengatakan penambahan dua PPLN itu turut berdampak pada pendataan pemilih luar negeri yang kini mencapai 1.948.598 orang.
“Sebelumnya kita memiliki 129 PPLN, kemudian bertambah dua, yakni di Sana’a dan Pyongyang. Setelah dilakukan sinkronisasi data bersama Kementerian Luar Negeri dan BP2MI, jumlah pemilih luar negeri menjadi 1.948.598 orang yang tersebar di 131 PPLN,” kata Betty di Kantor KPU RI, Senin (20/7).
Ia menjelaskan, data pemilih luar negeri diperoleh melalui proses sinkronisasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Sementara itu, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan, keberadaan PPLN di dua wilayah tersebut sebenarnya pernah ada, namun sempat tidak aktif akibat situasi keamanan.
“Itu bukan hal yang benar-benar baru. Dulu juga pernah ada, tetapi karena kondisi konflik, salah satunya di Sana’a yang saat itu terjadi perang,” ujar Afifuddin.
Menurut dia, pembentukan maupun pengaktifan kembali PPLN dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dengan mempertimbangkan keberadaan warga negara Indonesia di negara akreditasi.
“Nanti akan terus kami perbarui bersama teman-teman di Kementerian Luar Negeri. Untuk PPLN memang kebutuhannya terkait penyelenggaraan pemilu, sedangkan saat ini koordinasinya tetap dilakukan bersama Kemenlu,” katanya.
Dalam PDPB Semester I Tahun 2026, KPU mencatat total 1.948.598 pemilih luar negeri, terdiri atas 842.750 pemilih laki-laki dan 1.105.848 pemilih perempuan yang tersebar di 131 PPLN. (P-4)

















































