KPK Sita Mobil Pajero dalam OTT di Kuantan Singingi

3 hours ago 3

PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang elektronik yang berisi transaksi keuangan serta satu unit kendaraan roda empat jenis Mitsubishi Pajero dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Operasi senyap tersebut digelar KPK sejak Senin, 29 Juni 2026.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaganya menduga satu unit mobil tersebut menjadi alat suap yang dilakukan oleh para pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. "Tentunya kegiatan penggeledahan adalah untuk memperoleh bukti-bukti tambahan untuk memperkuat alat bukti dalam penyidikan perkara ini," ucap Budi di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Budi mengatakan KPK menangkap 10 orang dalam operasi tangkap tangan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Budi mengungkapkan dari 10 orang itu sembilan di antaranya ditangkap di wilayah Kuantan Singingi serta satu orang di Jakarta.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Budi, Tim penyelidik dan penyidik KPK memboyong lima orang dari Kuantan Singingi ke Jakarta. "Untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif," ucap Budi.

Budi belum merinci identitas lima orang yang dibawa ke Jakarta. Namun, ia menjelaskan mereka dari beberapa unsur yaitu tiga pihak swasta, satu pegawai negeri sipil di Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta satu orang pihak keluarga dari PNS tersebut. Sedangkan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby serta Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi Zulkarnaen masih dalam pencarian penyidik KPK.

Penyidik KPK meminta Bupati Suhardiman Amby serta Sekda Zulkarnaen untuk menyerahkan diri. Budi mengatakan bahwa lembaganya juga meminta Suhardiman dan Zulkarnaen untuk kooperatif dalam operasi senyap tersebut. "Keterangan dari bupati dan juga sekda dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berjalan di KPK saat ini," ucap Budi.

Budi menjelaskan, kasus dugaan korupsi dalam operasi senyap kali ini berkaitan pada suap untuk suatu jabatan di lingkungan Pemkab Kuantan Singingi. Budi belum mendetailkan dugaan suap jabatan tersebut karena KPK masih mendalami keterangan sejumlah pihak yang telah ditangkap.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |