Kisah Bintang Porno Jadi Anggota DPR, Bikin 'Partai Cinta'

11 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Dunia parlemen alias Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di seluruh dunia selalu menyimpan kisah lucu. Salah satunya di Italia, yang pernah punya anggota DPR yang juga bintang porno.

Dia adalah Ilona Anna Staller, perempuan kelahiran 26 November 1951 yang terkenal dengan nama panggung Cicciolina.

Nama Ilona besar dalam industri film porno di Italia. Bahkan, dalam sebuah acara televisi pada 1978 dia memamerkan payudaranya dan disebut sebagai orang pertama di televisi Italia yang berani tampil tanpa bra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setahun kemudian, pada 1979, dia dicalonkan oleh Partai Hijau untuk ikut kontestasi jadi anggota DPR, namun gagal.

Tak patah semangat, dia pun ganti partai ke Partai Radikal dengan membawa isu menentang energi nuklir, keanggotaan NATO, serta memperjuangkan hak asasi manusia. Kali ini ia terpilih dengan raihan 20 ribu suara pada 1987.

Selama menjadi anggota DPR, sifat dan kelakuannya sebagai bintang porno tidak berubah. Bahkan, saat menjelang pecah perang teluk pada 1991 dengan Irak, dia pernah melontarkan usul agar bisa berhubungan badan dengan Sadam Husein, pemimpin Irak. Tujuannya agar perang tidak terjadi.

Setelah tidak menjadi anggota DPR, Ilona kemudian mendirikan Partai Cinta bersama sesama bintang porno yaitu Moana Pozzi. Kemudian mendirikan lagi partai DNA singkatan dari Democracy, Nature, Love, yang programnya adalah melegalkan ganja dan prostitusi pada 2020 silam.

Setelah tak terdengar kabar lagi, dia kemudian hadir kembali kali ini menggugat pemotongan uang pensiun anggota DPR dari semula 3000 Euro atau sebesar Rp44,5 juta menjadi hanya 1000 Euro atau sebesar Rp14,8 juta.

Dikutip dari media Italia comunitaitaliana.com, Ilona Staller, telah mengajukan banding ke Parlemen terhadap pemotongan pensiun seumur hidup bagi mantan politisi, sebuah tindakan yang pernah disetujuinya pada tahun 2018.

"Pada usia 73 tahun, ia termasuk di antara 1.400 mantan anggota parlemen yang mencoba membalikkan keputusan yang diambil selama pemerintahan Roberto Fico di Parlemen," demikian laporan media tersebut 13 Agustus lalu.

Pengacara Cicciolina mengklaim tindakan tersebut tidak sah karena tidak memiliki justifikasi. Mantan aktris tersebut juga menuntut ganti rugi sebesar €10 juta, yang menurutnya akan disumbangkan untuk kegiatan amal.

(imf/dna)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |