Kementan Dorong Varietas Durian Babel Jadi Unggulan Nasional

2 weeks ago 14
Kementan Dorong Varietas Durian Babel Jadi Unggulan Nasional Kontes Durian Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026(Dok.Istimewa)

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) mendorong pengembangan varietas durian lokal asal Kepulauan Bangka Belitung (Babel) agar dapat didaftarkan sebagai varietas unggul nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui Kontes Durian Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026 yang digelar di Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (9/7).

Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementan, Leli Nurryati, mengatakan kontes durian menjadi sarana untuk menemukan varietas lokal yang memiliki potensi unggul sehingga dapat memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah.

"Kegiatan ini menjadi ajang pencarian varietas durian unggul lokal yang berpotensi untuk didaftarkan dan dilepas sebagai varietas resmi serta dikembangkan lebih lanjut di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Leli yang menjadi salah satu juri dalam kontes tersebut.

SYARAT UTAMA
Ia menjelaskan, salah satu syarat utama peserta adalah varietas yang diikutsertakan belum pernah didaftarkan maupun dilepas oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi.

"Selain kualitas buah, salah satu syarat utama peserta adalah varietas yang dilombakan belum pernah terdaftar maupun dilepas oleh pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi," ujarnya.

Staf Ahli Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Andri Nurtito, mengatakan durian merupakan komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus menjadi identitas kekayaan hayati Bangka Belitung. "Melalui kontes ini diharapkan dapat ditemukan varietas-varietas terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional," katanya.

Menurut Andri, pemerintah provinsi berharap semakin banyak varietas durian lokal yang terdokumentasi, terlindungi, dan memiliki nilai tambah bagi petani. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaga kelestarian sumber daya genetik lokal serta memperkuat posisi Bangka Belitung sebagai salah satu sentra durian unggulan di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kurniawan, mengatakan kontes ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaring plasma nutfah dan varietas unggul lokal yang memiliki karakteristik terbaik. "Dengan demikian dapat memperoleh pengakuan resmi serta menjadi sumber benih yang dapat dikembangkan lebih luas," ujarnya.

Kontes durian tahun ini diikuti 52 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Bangka Belitung. Penilaian dilakukan oleh tim juri dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PVTPP Kementan, Universitas Bangka Belitung, serta Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bangka Belitung.

ASPEK PENILAIAN
Delapan aspek menjadi dasar penilaian, yakni performa buah, warna daging, jumlah pongge, ketebalan kulit, cita rasa, tekstur daging, ketebalan daging, dan ukuran biji untuk memastikan varietas yang terpilih layak dikembangkan sebagai varietas unggul.

Berdasarkan hasil penilaian, Durian Bebek asal Desa Beruas, Kabupaten Bangka Barat, meraih juara pertama. Juara kedua diraih Katon Wak Ulu dari Desa Pelangas, Kabupaten Bangka Barat, sedangkan juara ketiga diraih Klubi Mas asal Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah. Adapun Harapan I diraih Katon dari Desa Air Belo, Kabupaten Bangka Barat, dan Harapan II diraih Katon RJ dari Desa Tarang Gunung, Pelangas, Kabupaten Bangka Barat.

Kementan berharap varietas-varietas terbaik hasil kontes tersebut dapat segera difasilitasi dalam proses pendaftaran dan pelepasan varietas sehingga mampu meningkatkan produksi durian nasional, memperkuat daya saing petani, serta membuka peluang ekspor buah unggulan asal Bangka Belitung. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |