Jasad dua bocah korban kebakaran saat dievakuasi ke RSUD PPU.(Dok BPBD PPU)
MUSIBAH kebakaran hebat melanda rumah berbahan kayu di Jalan Habe RT 6, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (9/6/2026). Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 11.20 Wita tersebut merenggut nyawa dua bocah laki-laki yang terjebak di dalam bangunan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila, mengonfirmasi bahwa rumah yang terbakar merupakan milik Mansur dan Haji Masitah. Bangunan tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total sembilan jiwa.
"Api cepat merambat karena bangunan berbahan kayu. Terdapat dua anak yang tidak bisa diselamatkan dalam kejadian itu dan ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi terbakar," ujar Nurlaila.
Identitas kedua korban meninggal dunia diketahui bernama Muh. Abizar Al Qhani, 7, dan Muhtiti Fatur Frahardika, 4. Selain korban jiwa, terdapat satu korban luka bakar atas nama Nurhadija, 28, yang merupakan orangtua dari korban Muhtiti.
Nurlaila menjelaskan bahwa jasad kedua korban ditemukan di bawah puing-puing setelah api berhasil dipadamkan. "Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU untuk proses autopsi dan pemulasaran jenazah," tambahnya.
Kronologi Pemadaman
Laporan kebakaran pertama kali masuk ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) pada pukul 11.30. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD PPU, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU Pos Penajam dan Petung, Polres PPU, Satpol PP, Dishub, serta unsur TNI-Polri segera dikerahkan ke lokasi.
Upaya pemadaman dan pendinginan berlangsung selama lebih dari satu jam. Api baru benar-benar berhasil dipadamkan secara total pada pukul 12.40. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Polres PPU.
Setelah menjalani proses pemulasaran di RSUD RAPB, jasad kedua korban dimakamkan di Tempat Permakaman Muslim Nipah-Nipah pada sore hari, antara pukul 14.30 hingga 17.00.
Untuk sementara waktu, keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal telah dievakuasi. "Saat ini dua keluarga korban kebakaran dievakuasi di rumah Haji Arifudin sebagai tempat tinggal sementara yang berlokasi tidak jauh dari lokasi kebakaran," tutup Nurlaila. (I-2)

















































