Petugas pemadam kebakaran berjibaku padamkan kobaran api yang membakar alang-alang kering diduga dari puntung rokok hingga warga membakar sampah.(MI/Kristiadi)
MUSIM kemarau yang melanda wilayah Kota Tasikmalaya mulai memicu dampak serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan terjadinya kebakaran lahan yang tersebar di lima kecamatan berbeda dengan total luas area terdampak mencapai 2.050 meter persegi.
Kepala Bidang Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kota Tasikmalaya, Erik Yowanda, mengungkapkan bahwa insiden kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian manusia, seperti pembuangan puntung rokok sembarangan dan aktivitas pembakaran sampah di tengah kondisi lahan yang mengering.
"Kami menerima laporan dari warga mengenai api yang tiba-tiba membesar di lahan terbuka. Anggota segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Namun, karena titik api tersebar di beberapa lokasi dengan jarak yang cukup berjauhan, personel kami cukup kewalahan di lapangan," ujar Erik pada Selasa (21/7/2026).
Sebaran Lokasi Kebakaran
Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim pemadam kebakaran, berikut adalah rincian wilayah yang terdampak kebakaran lahan di Kota Tasikmalaya:
| Tamansari | Tamanjaya |
| Tawang | Cikalang |
| Bungursari | Sukamulya, Cibunigeulis |
| Indihiang | Wilayah Kecamatan Indihiang |
| Cihideung | Tuguraja, Tugujaya |
Upaya Pemadaman dan Edukasi
Dalam menangani kobaran api yang merembet cepat di area alang-alang kering tersebut, Damkar Kota Tasikmalaya mengerahkan sedikitnya tiga unit mobil pemadam ke lokasi-lokasi kejadian. Meski area yang terbakar cukup luas, petugas berhasil mengendalikan situasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa tersebut.
Erik menambahkan, pihaknya kini terus melakukan pemantauan intensif guna mencegah api muncul kembali. Selain upaya teknis pemadaman, BPBD juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada selama musim kemarau.
"Kami meminta warga untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di area lahan kering. Tim kami selalu siaga 24 jam untuk melayani warga, namun kesadaran masyarakat adalah kunci utama pencegahan," tegasnya.
Kasus kebakaran lahan ini tercatat sebagai bagian dari penanganan intensif Damkar Kota Tasikmalaya sepanjang bulan Juli 2026. Petugas mengimbau agar faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama bagi warga yang beraktivitas di sekitar lahan terbuka. (Z-1)

















































