CNN Indonesia
Kamis, 03 Apr 2025 13:46 WIB

Jakarta, CNN Indonesia --
Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Ferindo 2 terbakar di perairan Kabupaten Serang, Banten, Kamis (3/4). Sebanyak 12 anak buah kapal (ABK) tersebut dievakuasi Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-301 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.
"Mengevakuasi 12 ABK dari total 17 ABK yang berada di kapal," kata Pranata Humas Ahli Muda, Kapten Bakamla Yuhanes Antara, dalam keterangannya, Kamis (3/4).
Setelah dievakuasi, seluruh ABK menjalani pengecekan kesehatan dan pendataan di atas KN Tanjung Datu-301. Sementara itu, 5 ABK lainnya tetap berada di kapal untuk membantu tim gabungan Bakamla RI dan Basarnas dalam proses pemadaman sisa api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa kapal feri terbakar itu terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB. Kebakaran bermula saat kapal tengah lego jangkar di perairan Banten.
"Belum diketahui penyebab pastinya dan masih dalam proses penyelidikan. Dugaan awal menyebutkan titik api berasal dari Car Deck D, tepatnya pada tumpukan kayu pallet yang berada di kapal," katanya.
Kru mesin, Yandi yang bertugas sebagai juru minyak kapal, yang saat itu sedang mematikan generator darurat, melihat asap mengepul dari blower. Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, api diketahui berasal dari Car Deck D.
Menyadari bahaya yang semakin besar, Yandi segera memanggil Masinis 3 dan beberapa kru lainnya untuk berupaya memadamkan api. Namun, api terus membesar hingga Chief Officer kapal meminta pertolongan melalui komunikasi VHF kepada KN Tanjung Datu-301.
Merespons permintaan bantuan tersebut, Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko segera mengerahkan tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure) untuk melakukan evakuasi ABK.
Sebanyak 12 ABK KMP Mutiara Ferindo 2 telah dievakuasi. Sementara 5 orang lainnya memadamkan kapal terbakar bersama petugas Bakamla dan api dipastikan padam pukul 05.20 WIB.
Baca selengkapnya di sini.
(isn/isn)