Jakarta akan Jadi Tuan Rumah Konferensi Museum Dunia 2026

2 weeks ago 14
Jakarta akan Jadi Tuan Rumah Konferensi Museum Dunia 2026 Pengunjung mengamati karya lukis dalam Pameran Archipelago di Museum Basoeki Abdullah, Jakarta.(Dok. Antara)

DKI Jakarta bersiap mencetak sejarah baru dalam dunia permuseuman internasional. Ibu kota Indonesia ini resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Council of Museums, Committee for Education and Cultural Action (ICOM-CECA) Annual Conference 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9-14 November 2026 mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, menyatakan bahwa penunjukan ini merupakan pencapaian perdana bagi Indonesia dalam menyelenggarakan konferensi tahunan bergengsi tersebut.

"Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa Jakarta memiliki kapasitas sebagai pusat kebudayaan sekaligus hub (pusat) dialog budaya internasional," ujar Miftahulloh dalam konferensi pers daring, Kamis (9/7).

Hasil Diplomasi Budaya Tiga Tahun

Keberhasilan Jakarta menjadi tuan rumah bukan terjadi secara instan. Miftahulloh menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari pendekatan intensif serta diskusi strategis yang dibangun secara konsisten selama kurang lebih tiga tahun terakhir. Upaya ini melibatkan kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Musee ID, dan pihak ICOM-CECA.

Konferensi tahunan ini dirancang sebagai wadah bagi para profesional museum dari berbagai belahan dunia untuk saling bertukar pengetahuan, berbagi pengalaman, serta memperkuat peran museum di tengah kehidupan masyarakat modern.

Rangkaian Kegiatan dan Peserta Global

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan untuk menyambut para delegasi, di antaranya:

  • Sesi Pleno dan Panel Diskusi: Akan digelar di sejumlah museum ikonik Jakarta, seperti Museum Bank Indonesia dan Museum Sejarah Jakarta.
  • Kunjungan Budaya: Para peserta akan diajak mengunjungi Pulau Arkeologi Onrust untuk mengenal lebih dekat kekayaan warisan budaya dan sejarah Indonesia.

Miftahulloh memproyeksikan kegiatan berskala global ini akan dihadiri oleh lebih dari 200 profesional di bidang museum yang berasal dari lebih dari 50 negara.

Sebagai informasi, ICOM-CECA merupakan komite internasional di bawah naungan International Council of Museum yang telah berdiri sejak tahun 1968. Komite ini memiliki fokus utama pada pengembangan edukasi museum, partisipasi budaya, serta upaya transformasi sosial melalui institusi museum. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |