Inovasi Kosmetik dari UGM, Pakai Garam Laut Selatan

3 hours ago 1

TIM peneliti dari Pusat Studi Sumber Daya dan Teknologi Kelautan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan inovasi produk kosmetik lulur mandi berbasis garam laut. Produk yang dinamakan Lumare atau Cahaya dari Laut ini, menggunakan bahan baku utama produk berasal dari garam pantai selatan yang dinilai memiliki kualitas cukup bersih dan alami.

Ketua tim peneliti, Leni Sophia Heliani, mengatakan pengembangan produk inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas garam rakyat melalui diversifikasi produk bernilai ekonomi tinggi. “Dalam inovasi produk kosmetik ini, garam berperan untuk proses eksfoliasi mengangkat sel-sel kulit mati dan menghilangkan kotoran dari permukaan kulit,” kata Leni dikutip dari keterangan tertulis yang dipublikasi pada 23 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Leni adalah juga dosen Teknik Geodesi di UGM. Menurutnya, inovasi yang dikembangkan merupakan upaya untuk menjawab anjuran pemerintah mendorong hilirisasi garam nasional menjadi produk bernilai tambah. Adapun pemilihan sumber bahan baku alami dari garam pantai selatan dinilai memiliki kualitas yang baik, dan lewat proses yang bersih dan alami, berpotensi menjadi bahan baku kosmetik premium.

”Tren konsumen semakin mengarah pada produk perawatan tubuh yang alami, aman, dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Produk Lumare Salt Body Scrub, ditambahkannya, menggunakan garam laut berkualitas tinggi yang diproduksi oleh petani garam Pantai Selatan sebagai bahan utama eksfoliasi alami untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati. “Produk ini telah melalui uji iritasi kulit atau dermatologically tested untuk membantu memastikan keamanan penggunaan pada kulit,” katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta, R. Hery Sulistio Hermawan, mengapresiasi upaya tim peneliti dalam mengembangkan inovasi berbasis garam lokal tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak untuk mendukung keberlanjutan hasil penelitian.

“Kolaborasi berbagai pihak antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat berperan penting dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata dia.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |