Hamas Akui Kematian Mohammed Sinwar, 3 Bulan Usai Diumumkan Israel

9 hours ago 4

CNN Indonesia

Minggu, 31 Agu 2025 18:20 WIB

Israel sudah mengklaim telah membunuh Mohammed Sinwar pada Mei, namun kini Hamas baru mengakui kematiannya. Israel sudah mengklaim telah membunuh Mohammed Sinwar pada Mei, namun kini Hamas baru mengakui kematiannya. (REUTERS/Ronen Zvulun)

Jakarta, CNN Indonesia --

Hamas pada Minggu (31/8) mengonfirmasi kematian Mohammed Sinwar, tokoh diduga sebagai pemimpinnya di Gaza, lebih dari tiga bulan setelah Israel mengklaim telah membunuhnya dalam serangan udara.

Foto-foto yang dirilis kelompok Islamis Palestina tersebut pada Sabtu (30/8) menunjukkan Sinwar bersama para pemimpin politik dan militer lainnya yang digambarkan sebagai "martir dewan militer".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sinwar adalah adik Yahya Sinwar, yang dituduh Israel sebagai dalang serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel pemicu perang yang masih berlangsung saat ini di Jalur Gaza.

Ia dilaporkan memimpin dewan militer Brigade Al-Qassam setelah kematian komandan Mohammed Deif.

Israel mengatakan telah mengidentifikasi jenazah Sinwar pada Juni di sebuah terowongan di bawah Rumah Sakit Eropa di Khan Yunis, Gaza tengah. Militer mengatakan telah "melenyapkannya" pada 13 Mei 2025.

Serangan Hamas pada Oktober 2023 di Israel selatan mengakibatkan kematian 1.219 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan data Israel.

Dari 251 sandera yang ditahan Hamas selama serangan tersebut, 47 orang masih ditahan di Gaza, sekitar 20 di antaranya diyakini masih hidup.

Serangan balasan Israel telah menewaskan sedikitnya 63.371 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, menurut data dari Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas dan dianggap dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

(fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |