Gudang Yakult di Gowa Terbakar, Warga Gotong Royong Evakuasi Mobil

7 hours ago 4
Gudang Yakult di Gowa Terbakar, Warga Gotong Royong Evakuasi Mobil Kebakaran pabrik Yakult di Gowa.(MI/Lina Herlina)

KEBAKARAN hebat melanda kantor sekaligus gudang penyimpanan produk minuman fermentasi, Yakult, yang berlokasi di Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (15/8) malam. Kobaran api yang menjulang tinggi sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar, api dengan cepat melahap bangunan yang dalam kondisi terkunci rapat tersebut. Karena akses masuk tertutup, warga tidak dapat melakukan upaya pemadaman mandiri secara maksimal.

Sebagai gantinya, warga bahu-membahu mengevakuasi sejumlah mobil yang terparkir di area gudang dengan cara diangkat secara manual guna menghindari sambaran api.

Kendala Pemadaman dan Evakuasi

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa yang dibantu oleh personel Damkar Kota Makassar mengerahkan puluhan unit armada ke lokasi kejadian. Namun, upaya petugas sempat terhambat oleh kepadatan warga yang berkerumun di sekitar titik api, sehingga mempersempit ruang gerak mobil pemadam.

Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil menguasai keadaan dan memadamkan api sepenuhnya. Meski bangunan mengalami kerusakan berat, sejumlah dokumen penting perusahaan yang tersimpan di dalam brankas besi berhasil diselamatkan.

Data Kejadian Kebakaran Gudang Yakult Gowa:

Lokasi Jalan Poros Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Waktu Kejadian Sabtu malam, sekitar pukul 22.00 WITA
Objek Terbakar Kantor dan Gudang Penyimpanan Produk
Dugaan Awal Api muncul dari bagian belakang gudang (dalam penyelidikan)
Korban Jiwa Nihil (Gudang dalam keadaan kosong/tidak ada penjaga)

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Rayon Koordinator sekaligus Wakil Kepala Cabang setempat, Made Putra, menyatakan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian dan tim Damkar. Dugaan sementara menyebutkan api berasal dari bagian belakang gudang, namun belum dipastikan apakah dipicu oleh korsleting listrik atau faktor lain.

"Kerugian materi akibat kebakaran ini belum bisa dihitung karena masih dalam proses inventarisir dan pendataan. Saat kejadian, gudang memang sedang tidak ada yang menjaga," ujar Putra.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Warga diimbau untuk tidak mendekati area bangunan karena kondisi struktur gedung yang rawan ambruk pasca-kebakaran. (Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |