Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo.(Dok. Partai Nasdem)
FRAKSI Partai NasDem di Komisi III DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Penegakan Hukum untuk mengawal penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA). Dukungan ini menyusul penetapan Febrie Adriansyah sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa kasus yang melibatkan oknum petinggi penegak hukum ini telah melukai rasa keadilan masyarakat. Ia mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan menyeluruh.
"Tentu kami minta supaya kasus ini diusut tuntas sampai ke akar-akarnya, karena ini sudah mencederai rasa keadilan masyarakat," ujar Rudianto di Jakarta, Sabtu (11/7)
Rudianto menilai langkah cepat Komisi III DPR RI membentuk Panja di bawah kepemimpinan Habiburokhman merupakan langkah yang tepat. Panja diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan parlemen guna memastikan penyidikan di kepolisian maupun kejaksaan berjalan objektif tanpa intervensi.
Sebelumnya, Kakortas Tipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, mengumumkan penetapan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung. Febrie Adriansyah diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi dan TPPU terkait proses penanganan hukum perkara PT ASABRI serta kasus korupsi lainnya.
"Berdasarkan gelar perkara, kita telah menetapkan Saudara Febrie Adriansyah dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang dalam proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara," jelas Totok.
Atas perbuatannya, Febrie Adriansyah dijerat pasal berlapis, termasuk Pasal 12 huruf e dan Pasal 12 huruf B UU Tipikor, serta Pasal 3 dan 4 UU TPPU. Selain Febrie Adriansyah, Polri juga menetapkan satu tersangka lain berinisial DR yang diduga kuat melakukan pencucian uang dari hasil tindak pidana korupsi tersebut. (Z-10)































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)













