Film Cek Khodam siap meramaikan bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026. Mengusung genre komedi-horor, film garapan sutradara Jeropoint ini menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat dengan mengangkat ketakutan manusia modern yang tak lagi ber(MI/Rifaldi)
FILM Cek Khodam siap meramaikan bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026. Mengusung genre komedi-horor, film garapan sutradara Jeropoint ini menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat dengan mengangkat ketakutan manusia modern yang tak lagi berkutat pada hantu, melainkan persoalan finansial.
Produser Film Cek Khodam, Dheeraj Kalwan, mengatakan film tersebut menawarkan sudut pandang berbeda terhadap horor. Menurutnya, di era sekarang, ketakutan terbesar masyarakat bukan lagi penampakan makhluk gaib, melainkan cicilan, dompet kosong, hingga datangnya tanggal tua.
"Melalui film ini kami ingin mengangkat sesuatu yang dekat dengan masyarakat. Cek Khodam mengangkat ketakutan manusia modern di era sekarang. Bukan lagi soal penampakan, tetapi soal cicilan, dompet kosong, hingga tanggal tua," ujar Dheeraj Kalwan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (10/7).
Jeropoint menjelaskan ide cerita Film Cek Khodam lahir dari pengalamannya sebagai konten kreator. Menurutnya, cara masyarakat memandang horor telah berubah seiring berkembangnya media sosial.
"Dulu kalau melihat setan orang akan lari ketakutan. Sekarang justru banyak yang mengambil kamera lalu membuat konten. Dari situ muncul ide untuk film ini," kata Jeropoint.
Bagi Jeropoint, Cek Khodam menjadi film komedi-horor pertamanya setelah sebelumnya lebih banyak menyutradarai film horor, seperti Jalan Pulang (2025) dan Tumbal Proyek (2026).
Meski menjadi pengalaman baru, ia mengaku menikmati proses produksi film tersebut berkat suasana syuting yang penuh kebersamaan.
"Ini debut saya di genre komedi dan bisa dibilang proses syuting yang paling menyenangkan. Semua pemain sangat suportif sehingga suasananya selalu terasa menyenangkan," ujarnya.
Sinopsis Film Cek Khodam
Film Cek Khodam mengisahkan tiga sahabat, Sakti (Jirayut), Wira (Saputra Kori), dan Bima (Benidictus Siregar), yang membuat konten cek khodam demi menghibur masyarakat. Tanpa disadari, konten mereka justru membuat AKM (Angka Ketakutan Manusia) menurun drastis.
Situasi itu membuat Panglima Khodam ditugaskan turun ke dunia manusia untuk mengembalikan rasa takut terhadap dunia gaib. Namun, misi tersebut justru berujung kacau. Semakin keras para khodam berusaha menakuti manusia, semakin besar kekacauan yang mereka timbulkan.
Lewat balutan komedi dan horor, Film Cek Khodam tak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menyindir realitas masyarakat urban yang lebih dihantui persoalan ekonomi dibandingkan makhluk halus.
Film Cek Khodam dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026. (Fal/I-1)

















































