TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta para pemain timnas U-17 Indonesia untuk kembali fokus menghadapi pertandingan Grup C Piala Asia U-17 2025 setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 1-0 di laga pembuka pada Jumat, 4 April 2025, di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi. “Fokus kembali berjuang memberikan yang terbaik untuk Merah Putih,” katanya.
Skuad Nova Arianto mendapatkan tekanan Taeguk Warrios Muda sepanjang pertandingan. Skuad Garuda Muda tercatat hanya bisa menguasai bola 35 persen. Lawannya, Korea Selatan mampu mendominasi hingga 65 persen dengan banyak peluang yang bisa mereka ciptakan.
Evandra Floresta dan kawan-kawan juga hanya bisa melakukan empat kali percobaan dengan akurasi 0 persen, jauh dibandingkan dengan dengan Korea Selatan yang mencatat 31 kali tembakan dengan akurasi mencapai 19,4 persen. Meski begitu, Indonesia keluar sebagai pemenang berkat gol Evandra pada tambahan waktu babak kedua, menit ke-90+1.
Timnas Indonesia U-17 mendapatkan hadiah penalti setelah bola sepakan Mathew Baker membuat pemain belakang Korea Selatan melakukan handball. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik. Evandra yang menjadi eksekutor sempat gagal melakukan tendangan penalti karena bola sepakannya bisa ditepis kiper Park Dohun. Tetapi, dia bereaksi cepat dengan menyepak bola tepisan kiper, mengarahkan ke atas gawang, sehingga mengubah kedudukan menjadi unggul 1-0 dan keunggulan itu bertahan hingga laga berakhir.
Erick mengatakan kemenangan atas Korea Selatan ini patut disyukuri. Meski begitu, dia mengingatkan para pemain Garuda Muda jangan cepat puas. “Belum saatnya puas. Perjuangan masih berlanjut dan ada dua pertandingan penting melawan Yaman dan Afghanistan,” katanya.
Walau demikian, Ketua Umum PSSI itu menegaskan bahwa kemenangan atas Korea Selatan, tim yang sudah dua kali menjuarai ajang ini merupakan hal yang sangat bermakna. "Sebuah momen bersejarah Timnas Indonesia U-17 berhasil menang 1-0 atas Korea Selatan yang merupakan finalis Piala Asia U-17 2023," kata Menteri BUMN itu.
Kemenangan itu menjadi modal penting bagi pasukan Nova Arianto untuk menghadapi dua pertandingan berikutnya di grup. Tiga poin yang diraih menempatkan skuad Garuda Muda di posisi kedua klasemen sementara, di bawah Yaman yang menang 2-0 atas Afganistan.
Indonesia akan kembali berlaga pada Senin, 7 April 2025 melawan Yaman, sementara Korea Selatan akan berhadapan dengan Afganistan pada Selasa dinihari WIB, 8 April 2025. Selanjutnya dua partai di laga terakhir grup, yakni Korea Selatan vs Yaman dan Afganistan vs Indonesia, akan dimainkan bersamaan pada Jumat dinihari WIB, 11 April 2025.