Elemen Pembentuk Tubuh Manusia Berasal dari Bintang, Ilmuwan Ungkap Cara Penyebarannya

7 hours ago 2
Elemen Pembentuk Tubuh Manusia Berasal dari Bintang, Ilmuwan Ungkap Cara Penyebarannya Sebuah bintang masif meledak dalam ledakan supernova yang akan menyebarkan unsur-unsur pembangun kehidupan ke seluruh kosmos.(Robert Lea (Dibuat dengan Canva))

SETIAP atom di dalam tubuh manusia, mulai dari kalsium pada tulang, besi dalam darah, hingga oksigen yang dihirup, memiliki asal-usul yang sama, pusat inti bintang-bintang purba. Namun, mekanisme presisi mengenai bagaimana bintang menempa dan menyebarkan elemen-elemen tersebut ke seluruh penjuru alam semesta hingga membentuk planet dan kehidupan selama ini masih menjadi misteri.

Melalui penelitian terbaru, para ilmuwan kini mulai memahami proses kompleks tersebut. Bintang bekerja layaknya pabrik kimia raksasa. Pada awal terbentuknya alam semesta, hanya terdapat elemen ringan seperti hidrogen dan helium. Elemen yang lebih berat baru terbentuk ketika bintang-bintang generasi pertama lahir dan melakukan proses fusi nuklir di dalam intinya.

Selama masa hidupnya, bintang menggabungkan atom-atom ringan menjadi elemen yang lebih berat. Proses fusi ini menghasilkan karbon, nitrogen, dan oksigen, tiga unsur utama penyusun kehidupan. Namun, proses ini tidak berhenti di situ. Ketika bintang berukuran raksasa kehabisan bahan bakar, mereka mengakhiri hidupnya dalam ledakan dahsyat yang dikenal sebagai supernova.

Ledakan supernova tidak hanya memicu terbentuknya elemen yang jauh lebih berat seperti besi dan seng, tetapi juga berfungsi sebagai sistem distribusi. Tekanan dan energi masif dari ledakan tersebut melontarkan elemen-elemen kimia yang telah ditempa ke medium antarbintang dengan kecepatan tinggi.

Elemen-elemen yang tersebar ini kemudian bercampur dengan awan gas dan debu kosmik. Dalam kurun waktu jutaan tahun, gravitasi menarik kembali materi-materi tersebut hingga berkumpul dan memadat, membentuk sistem bintang baru, planet-planet, dan pada akhirnya menjadi materi dasar bagi munculnya kehidupan.

Penemuan ini menegaskan keterkaitan mendalam antara manusia dan alam semesta. Elemen-elemen yang menyusun jaringan tubuh dan mengalir di dalam darah manusia merupakan hasil dari proses panjang penempaan kosmik yang berlangsung selama miliaran tahun. Dengan terungkapnya jalur distribusi elemen ini, para ilmuwan dapat memetakan dengan lebih akurat bagaimana bahan-bahan dasar kehidupan tersebar di galaksi kita. (Space/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |