Drama Tiket Pesawat Selesai, PSBS Akhirnya Terbang ke Samarinda dan Siap Hadapi Borneo FC

12 hours ago 3

Bola.com, Yogyakarta - Manajemen PSBS Biak akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat terkendala tiket pesawat menuju markas Borneo FC, masalah tersebut kini sudah menemui titik terang.

Sebelumnya, PSBS mengalami kesulitan serius untuk berangkat ke Samarinda. Hal ini membuat mereka mengajukan permohonan penundaan pertandingan kepada operator kompetisi alias ILeague.

Manajer PSBS Biak, Alex Yarangga, menjelaskan timnya sebenarnya tetap siap bertanding. Hanya saja, kendala utama datang dari faktor teknis transportasi.

"Kami tim PSBS tetap siap untuk melaksanakan pertandingan di Kalimantan. Hanya kendala kami ialah penerbangan atau maskapai yang kami gunakan untuk terbang ke Borneo, tiketnya semua full," ujar Alex kepada Bola.com, Jumat (10/4/2026).

"Masalah tiket kali ini terkendala dari faktor mungkin pengaruh situasi atau mudik Lebaran kemarin. Masih berdampak sampai sekarang, jadi ini yang tidak diantisipasi dari kami untuk lebih cepat memesan tiket sebelum pertandingan," lanjutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sempat Ajukan Penundaan, tetapi Ditolak

Klub berjuluk Badai Pasifik tersebut sempat mengirim surat resmi kepada operator liga untuk meminta penjadwalan ulang. Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan.

Meski demikian, pihak ILeague tetap memberikan solusi dengan membantu mencarikan alternatif transportasi agar pertandingan tetap bisa digelar sesuai jadwal.

Pertandingan antara Borneo FC versus PSBS dalam pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 bakal berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda pada Sabtu (11/4/2026) pukul 15.30 WIB.

Dalam upaya mencari solusi, PSBS mengambil langkah tak biasa. Mereka memilih kembali ke Yogyakarta pada Kamis (9/4/2026), selepas menjalani laga tandang kontra Bali United tiga hari sebelumnya, tepatnya Senin (7/4/2026).

"Kenapa alasan kami kembali ke Jogja karena lebih banyak alternatif penerbangan ke Kalimantan," jelas Alex Yarangga.

Laga Berat di Tengah Situasi Sulit

Keputusan tersebut berdampak pada kondisi fisik pemain. Waktu pemulihan menjadi lebih singkat karena perjalanan yang berlapis. Apalagi, Jumat (10/4/2026), skuad PSBS harus terbang ke Kalimantan.

"Yang jelas, secara recovery waktu istirahat pemain memang cukup terkuras karena kami harus kembali lagi dari Bali ke Jogja dan akan mempersiapkan tim untuk ke Kalimantan," kata pria berusia 39 tahun tersebut.

Situasi ini jelas bukan kondisi ideal bagi PSBS. Di sisi lain, skuad Badai Pasifik juga tengah terbenam di dasar klasemen dan harus menghadapi tim papan atas seperti Borneo FC.

Saat ini, tim besutan Marian Mihail itu berada di posisi ke-18 klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Adapun Borneo FC bertengger di peringkat kedua dengan torehan 57 angka.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |