'Donald Trump' Makin Terkenal, Selamat dari Sembelih Kurban

13 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Seekor kerbau albino langka di Bangladesh makin terkenal setelah dijuluki "Donald Trump" karena jambul pirangnya yang khas mirip Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Hewan berbobot hampir 700 kilogram itu sebenarnya sudah terjual untuk disembelih dalam prosesi kurban saat Idul Adha kemarin. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, imbas popularitasnya yang meroket ia selamat dari penyembelihan Idul Adha.

Sebelum hari Idul Adha berlangsung, pihak berwenang turun tangan "menyelamatkan" kerbau tersebut dan memindahkan hewan itu ke kebun binatang.

Pihak berwenang beralasan kekhawatiran keamanan akibat melonjaknya perhatian publik menjelang perayaan Idul Adha pada Kamis (28/5).

Menteri Dalam Negeri Bangladesh Salahuddin Ahmed memerintahkan agar kerbau tersebut diselamatkan, uang pembeli dikembalikan, dan hewan itu dipindahkan ke kebun binatang nasional di Dhaka.

"Pada saat-saat terakhir, diputuskan bahwa kerbau itu tidak jadi disembelih karena alasan keamanan dan tingginya perhatian publik yang tidak biasa," kata seorang pejabat kementerian seperti dikutip The Guardian.

Apa yang awalnya hanya pembelian hewan kurban biasa berubah menjadi perhatian nasional setelah video-video tentang kerbau tersebut viral di media sosial.

Kerumunan warga mendatangi peternakan tempat hewan itu dipelihara, bahkan banyak pengunjung datang dari daerah jauh hanya untuk melihat jambul pirangnya dan sifatnya yang tenang.

Pemilik peternakan, Ziauddin Mridha, mengatakan adiknya yang pertama kali memberi julukan "Trump" karena merasa kerbau itu mirip dengan presiden Amerika Serikat tersebut.

Mridha mengatakan kerbau itu memiliki sifat yang sangat jinak dan membutuhkan perawatan khusus, termasuk pemberian makan yang sering serta mandi rutin.

Kerbau albino tergolong langka di Bangladesh, negara yang mayoritas ternaknya berwarna gelap. Hal itu membuat hewan tersebut menonjol di tengah musim penjualan hewan kurban Idul Adha - meski kemungkinan besar justru julukan "Donald Trump"-lah yang akhirnya menyelamatkan nyawanya.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |