Kylian Mbappe sukses menyamai torehan gol Lionel Messi dalam perburuan Sepatu Emas setelah membawa Prancis menumbangkan Maroko di Piala Dunia.(AFP)
BINTANG tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, terus menunjukkan taringnya sebagai salah satu pencetak gol terhebat di generasinya. Satu golnya ke gawang Maroko tidak hanya membawa Les Bleus melaju ke babak semifinal, tetapi juga membuat koleksi gol Mbappe kini menyamai Lionel Messi dalam perburuan gelar Sepatu Emas (Golden Boot).
Bertanding di Gillette Stadium yang dipadati 63.811 penonton, Prancis sukses menyingkirkan Maroko dengan skor 2-0. Hasil ini mengulangi memori Piala Dunia 2022 di Qatar saat Prancis menghentikan Maroko di semifinal, meski kali ini kemenangan mengantarkan armada Didier Deschamps ke babak empat besar untuk menantang Spanyol atau Belgia di Dallas.
Mbappe sejatinya sempat mendapati eksekusi penaltinya di babak pertama ditepis dengan mudah oleh kiper Maroko, Yassine Bounou. Kegagalan penalti ini menjadi pengingat bahwa Mbappe tetaplah manusia biasa, sama seperti Lionel Messi yang juga sempat menyia-nyiakan dua penalti di Piala Dunia ini.
Namun, penyerang Real Madrid itu langsung membayar tuntas kesalahannya pada menit ke-60. Menerima umpan dari Desire Doue di luar kotak penalti, Mbappe melepaskan tembakan melengkung indah yang bersarang ke pojok gawang Maroko.
Itu merupakan gol kedelapan Mbappe sepanjang turnamen ini berjalan, yang membawanya kembali sejajar dengan Lionel Messi di daftar top skor sementara. Secara total, Mbappe kini telah mengoleksi 20 gol dari 20 penampilan di sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya terpaut satu gol dari rekor keseluruhan milik Messi yang membukukan 21 gol.
Enam menit setelah mencetak gol, Mbappe kembali berkontribusi dengan memberikan umpan matang kepada Ousmane Dembele. Pemenang Ballon d'Or tersebut kemudian melepaskan tembakan mendatar yang mengubah skor menjadi 2-0 sekaligus mengunci kemenangan Prancis.
Bagi Prancis, hasil ini membuat mereka kian dekat dengan target mencapai final Piala Dunia tiga kali berturut-turut, tepat sebelum pelatih Didier Deschamps meletakkan jabatannya. Sebaliknya bagi Maroko, hilangnya daya gedor akibat absennya Ismael Saibari yang cedera membuat mereka sulit menembus pertahanan Prancis, meski mereka tetap dinilai memiliki masa depan cerah bersama talenta muda seperti Ayyoub Bouaddi untuk Piala Dunia 2030 mendatang.
Mbappe sendiri ditarik keluar menjelang akhir pertandingan dan tertangkap kamera menyaksikan sisa laga dari bangku cadangan dengan kompres es yang membalut pergelangan kaki kanannya. (AFP/Z-2)

















































