Cegah Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cianjur Berlakukan PJJ

23 hours ago 2
Cegah Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cianjur Berlakukan PJJ Sekolah di Kabupaten Cianjur diinstruksikan melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi anak didik mulai Senin (7/9) hingga Selasa (8/9) sebagai upaya meminimalkan dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.(MI/BENNY BASTIANDY)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi daring (online). Kebijakan itu merupakan langkah antisipatif terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengaku sudah menyebarkan Surar Edaran bernomor: B/400.3/12.2/61/Disdikpora/09/2026 tentang pembelajaran daring. Surat edaran tersebut menyikapi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Kami memandang perlu mengambil langkah-langkah antisipatif karena terjadi peningkatan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas udara yang dapat membahayakan kesehatan," ungkapnya, Senin (7/9).

Pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh merupakan salah satu solusi meminimalkan dampak vulkanik terhadap anak didik. Kebijakan itu diberlakukan selama dua hari terhitung Senin (7/9) hingga Selasa (8/9).

"Kami mengalihkan seluruh kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah menjadi pembelajaran jarak jauh atau online. Pihak sekolah bisa memanfaatkan platform digital resmi atau sarana media komunikasi daring lain seperti G-meet atau zoom meeting untuk pembelajaran daring," tutur Ruhli.

Disdikpora juga mengimbau seluruh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan tetap berada di dalam rumah dan meminimalkan aktivitas di luar ruangan selama masa tanggap darurat. Kalaupun emergensi atau ada keperluam mendesak harus keluar rumah, mereka diimbau menerapkan protokol kesehatan.

"Seluruh warga sekolah diwajibkan menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik. Semua kepala satuan pendidikan wajib melakukan pemantauan kondisi kesehatan berkala terhadap guru dan siswa, serta melaporkan kendala pelaksanaan daring secara berjenjang kepada Disdikpora Kabupaten Cianjur," pungkasnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |