Cara Melihat Komet McNaught yang Bersinar 20.000 Kali Lebih Terang

7 hours ago 2
Cara Melihat Komet McNaught yang Bersinar 20.000 Kali Lebih Terang Komet McNaught diabadikan oleh fotografer astronomi Dan Bartlett pada 23 Agustus.(Dan Bartlett)

PARA pengamat langit malam mendapat kejutan dari Komet 220P/McNaught. Komet periodik yang mengorbit matahari setiap 5,5 tahun sekali ini mengalami peningkatan aktivitas yang dramatis. Dua ledakan aktivitas (outburst) besar membuat tingkat kecerahannya melonjak hingga 20.000 kali lebih terang dari biasanya.

Fenomena ini terjadi di sekitar titik perihelion, jarak terdekat komet dengan matahari, yang dicapai pada 14 Juni lalu. Pemanasan sinar matahari memicu es volatil pada komet berubah langsung menjadi gas. Proses sublimasi ini melepaskan debu yang memantulkan cahaya matahari secara masif, sehingga komet yang biasanya samar kini dapat diamati dengan bantuan teropong, teleskop kecil, hingga kamera astrofotografi.

Meski demikian, Komet McNaught diprediksi akan meredup secara signifikan seiring pergerakannya yang kian menjauhi matahari. Namun, para astronom tidak menutup kemungkinan adanya potensi ledakan aktivitas susulan yang dapat meningkatkan kecerahannya kembali dalam beberapa pekan ke depan.

Lokasi dan Waktu Terbaik untuk Mengamati

Saat ini, Komet McNaught mencatatkan tingkat kecerahan atau magnitudo sekitar +9,2 berdasarkan data Comet Observation Database (Crni Vrh Observatory). Dengan tingkat magnitudo tersebut, komet ini cukup menantang jika hanya dilihat dengan teropong binokular biasa. Namun, objek ini masih berada dalam jangkauan teleskop kecil di bawah langit yang gelap, tampak seperti bercak samar di antara gugusan bintang.

Bagi Anda yang ingin mengamatinya pada awal September, arahkan pandangan ke timur sekitar tengah malam waktu setempat. Cari konstelasi Taurus yang mulai naik ke langit malam. Di sana, identifikasi formasi berbentuk "V" dari gugus bintang terbuka Hyades. Komet McNaught berada dekat dengan sistem bintang ganda Omicron Tauri bermagnitudo 3,59, tepat dua bintang dari ujung formasi "V" tersebut.

Momen pengamatan terbaik akan berlangsung pada malam-malam gelap di sekitar fase bulan baru (new moon) pada 10–11 September. Tanpa gangguan cahaya bulan, pengamatan maupun pengambilan foto dengan teknik long-exposure akan jauh lebih optimal.

Kejutan bagi Astrofotografer

Pengamatan Komet McNaught turut mengabadikan momen-momen langka. Astrofotografer Osama Fathi berhasil memotret komet ini dari Mesir pada 15 Agustus saat meteor Perseid melintas di dekatnya.

"Saya menghabiskan waktu hampir dua jam untuk memotret komet ini, dan kejutan sebenarnya datang ketika sebuah meteor melintas sangat dekat dengannya dalam satu bingkai, momen yang luar biasa dan tidak terduga," ujar Fathi. "Komet selalu menarik karena sifatnya yang sulit ditebak, dan saya berharap 220P terus mengejutkan para pengamat dengan perubahan kecerahan dan aktivitasnya dalam beberapa pekan mendatang."

Di tempat terpisah, astrofotografer Dan Bartlett mengabadikan mozaik detail pergerakan Komet McNaught melintasi konstelasi Cetus di atas June Lake, California, sepanjang 6–26 Agustus. Gambar tersebut merekam evolusi koma dan ekor komet pasca-ledakan aktivitas pada 5 Agustus lalu. (Space/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |