BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Ekonomi Ahli Waris melalui Program PEKA

2 weeks ago 10
BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Ekonomi Ahli Waris melalui Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan gandeng Bank NTB Syariah dalam Program PEKA.(Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

BPJS Ketenagakerjaan memperkuat dampak program jaminan sosial melalui inovasi Program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Berkolaborasi dengan Bank NTB Syariah, program ini memberikan pelatihan dan pendampingan kepada 52 ahli waris peserta agar mampu membangun kemandirian ekonomi melalui usaha produktif.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menjelaskan bahwa Program PEKA bertujuan memastikan manfaat jaminan sosial tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek. Dengan prinsip 3P (Pelatihan, Produktivitas, dan Profit), para penerima manfaat didorong untuk memiliki sumber penghasilan baru yang berkelanjutan.

"Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama untuk menghadirkan perlindungan yang tidak berhenti pada pembayaran manfaat, tetapi juga membantu keluarga peserta agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi," ujar Saiful dalam keterangannya di Mataram, Kamis (9/7/2026).

Saiful menambahkan, inisiatif ini merupakan implementasi semangat value beyond protection. BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir saat risiko terjadi, tetapi juga mendampingi keluarga peserta agar tetap berdaya. Berdasarkan data, sepanjang tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat sebesar Rp430,93 miliar untuk 50.006 klaim di NTB. Sementara hingga Juni 2026, total manfaat yang disalurkan mencapai Rp259,05 miliar dari 29.554 klaim.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyambut positif sinergi ini. Pihaknya berkomitmen memperkuat literasi dan inklusi keuangan bagi para ahli waris.

"Akses terhadap permodalan sudah tersedia melalui berbagai produk pembiayaan. Kami juga telah menyerahkan bantuan melalui Program Tunas senilai Rp10 juta untuk mendukung produktivitas UMKM yang didampingi," kata Nazaruddin.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar, yang turut hadir menyaksikan pemberian bantuan. Program PEKA menjadi bagian dari strategi 3C (Coverage, Care, Credibility) BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat Indonesia.

Data Penyaluran Manfaat BPJS Ketenagakerjaan di NTB:

  • Tahun 2025: Rp430,93 Miliar (50.006 klaim)
  • Januari - Juni 2026: Rp259,05 Miliar (29.554 klaim). (Z-10)
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |