BPJS Kesehatan Kebut Peningkatan Peserta Aktif

1 week ago 11
BPJS Kesehatan Kebut Peningkatan Peserta Aktif Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito (tengah) menyampaikan program BPJS Keliling dan VIOLA di Jakarta, Senin (13/7/2026).(MI/M Iqbal Al Machmudi)

BPJS Kesehatan memiliki dua target yang berat yakni menjangkau penduduk di daerah 3T dan meningkatkan keaktifan peserta hingga 83,5%. Untuk mengejar dua target tersebut maka BPJS Kesehatan memaksimalkan program VIOLA dan BPJS Keliling.

"Keaktifan BPJS Kesehatan sekarang 80,6% dari cakupan 286 juta jiwa. Kita ada target di RPJMN 2029 adalah 83,5 persen. Ini adalah usaha yang penuh dengan tantangan karena terpisah dengan jarak," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito di Jakarta, Senin (13/7).

VIOLA merupakan kanal layanan tanpa tatap muka berbasis video conference yang menghubungkan masyarakat dengan petugas BPJS Kesehatan secara real time, untuk pengurusan administrasi kepesertaan JKN, informasi, dan penanganan pengaduan. Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan berkoordinasi dengan stakeholders di daerah 3T, untuk memfasilitasi video conference di fasilitas kesehatan, kantor desa/kelurahan/kecamatan, sekolah, dan tempat lainnya.

Selama Januari-Mei 2026, terdapat 218.729 pemanfaatan VIOLA. Lokasi pelaksanaan VIOLA terbanyak dilakukan di Puskesmas, sementara jenis layanan yang paling banyak dimanfaatkan ialah layanan informasi dan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Adapun segmen peserta JKN yang paling banyak memanfaatkan VIOLA ialah peserta Penerima Bantuan luran Jaminan Kesehatan (PBI JK).

Sementara itu, BPJS Keliling merupakan layanan jemput bola yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses informasi, mengurus administrasi, hingga menyampaikan aduan seputar JKN.

"Oleh karena itu, kita meluncurkan dua program yang masuk dalam lanur ini adalah Viola dan BBJS Cleaning. Tadi disampaikan jumlah-jumlah Viola mencapai 176 dan BBJS Keliling mencapai 376. Ini adalah usaha kita untuk mendekat ke seluruh peserta dan masyarakat yang belum aktif," jelas dia.

Prihati mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai stakeholder dan mitra strategis untuk melaksanakan kedua program itu, salah satunya dengan Koperasi Merah Putih (KMP) yang hampir mencapai 85.000 unit yang sesuai dengan jumlah desa degan menyediakan internet. Manfaatnya jika sudah bisa menginstal VIOLA dan sekaligus bisa berkomunikasi. Baik dengan BPJS pusat, dengan pelayanan, dengan cabang, dan kantor BPJS yang lain.

"Kita akan terus bekerja sama dengan KMP sesuai dengan pertumbuhan jumlah yang aktif dari KMP. Kalau sekarang sudah mencapai 30 ribu dengan sampai 85 ribu," pungkasnya. (E-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |