Boccia Indonesia Juara Umum di Seoul, Jalan Menuju Paralimpiade LA 2028 Terbuka Lebar

22 hours ago 5
Boccia Indonesia Juara Umum di Seoul, Jalan Menuju Paralimpiade LA 2028 Terbuka Lebar Tim Boccia Indonesia.(Dok. Antara)

TIM Boccia Indonesia mencatatkan sejarah luar biasa dengan keluar sebagai juara umum pada ajang World Boccia Championship 2026 yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Keberhasilan ini menjadi sangat spesial karena merupakan partisipasi perdana Indonesia dalam kejuaraan dunia tersebut setelah dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta.

Dalam kompetisi yang digelar pada 24 Agustus hingga 4 September 2026, Indonesia sukses mengumpulkan tiga medali emas dan satu medali perak. Torehan ini melampaui rival terberat, Thailand, yang menempati posisi kedua dengan dua emas dan dua perak, disusul Hong Kong di posisi ketiga.

Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras atlet selama 10 hari di Seoul. "Ini pertama kalinya Indonesia tampil usai dinilai memenuhi syarat menjadi peserta World Cup Championship dan langsung juara mengalahkan Thailand," ujar Islah kepada Media Indonesia, Senin (7/9).

Tiga medali emas Indonesia dipersembahkan oleh Handayani di kelas BC1 putri, Muhammad Afrizal Syafa di kelas BC1 putra, serta kategori mixed team BC1/BC2 yang diperkuat oleh Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana. Sementara itu, satu medali perak diraih oleh Felix Ardi Yudha di kelas BC2 putra.

Kemenangan di Seoul ini memiliki nilai strategis karena level kejuaraan ini setara dengan Paralimpiade. Poin yang diraih tim Indonesia sangat besar untuk mengamankan tiket menuju Paralimpiade Los Angeles 2028. Saat ini, poin tim Indonesia telah mencapai angka 140-an, unggul jauh dari pesaing terdekat yang berada di kisaran 107 poin.

Islah menambahkan, keberhasilan ini juga mendongkrak posisi Indonesia ke peringkat satu dunia. Khusus untuk kelas BC1 putri, hasil ini membuka jalan lebar bagi Handayani yang sebelumnya belum sempat lolos ke Paralimpiade Paris 2024.

Usai kesuksesan di Korea Selatan, tim pelatih kini mengalihkan fokus untuk menghadapi Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, pada 18-24 Oktober mendatang. Evaluasi terus dilakukan untuk memetakan kekuatan lawan, terutama dari Tailan, Hong Kong, dan tuan rumah Jepang.

"Kami optimis lima atlet yang berangkat ke Asian Para Games Nagoya siap bertarung. Waktu satu bulan ini akan kami maksimalkan untuk berlatih lagi," pungkas Islah. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |