Bertahun-tahun Diusulkan, Irigasi di Desa Bukit Padi Anambas Direhabilitasi

6 hours ago 2
Bertahun-tahun Diusulkan, Irigasi di Desa Bukit Padi Anambas Direhabilitasi Peninjauan kondisi dan aliran air pada saluran irigasi di Desa Bukit Padi.(Dok. MI)

HARAPAN panjang para petani di Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk memiliki jaringan irigasi yang lebih baik mulai terwujud. Setelah bertahun-tahun menyampaikan usulan, rehabilitasi saluran irigasi di kawasan pertanian desa tersebut akhirnya mulai dikerjakan.

Pelaksanaan proyek rehabilitasi itu disambut positif oleh masyarakat, khususnya para petani yang selama ini bergantung pada keberadaan jaringan irigasi untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian. Perbaikan saluran dinilai menjadi langkah penting untuk memperlancar distribusi air serta mendukung keberlangsungan kegiatan pertanian di Desa Bukit Padi.

Ketua Kelompok Tani Makmur Jaya, Jana Jihartono, mengatakan rehabilitasi saluran irigasi merupakan salah satu kebutuhan utama para petani. Menurutnya, kondisi jaringan irigasi sangat berpengaruh terhadap kelancaran pengairan lahan, terutama saat petani memasuki musim tanam.

Pria yang akrab disapa Pak Jana itu mengaku bersyukur karena usulan yang telah disampaikan sejak beberapa tahun lalu akhirnya mendapat perhatian dan mulai direalisasikan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat serta pihak kontraktor yang telah melaksanakan pekerjaan rehabilitasi tersebut.

“Rehabilitasi saluran irigasi ini memang sudah lama kami ajukan. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai dikerjakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan pihak kontraktor yang telah merealisasikan harapan para petani,” katanya kepada wartawan Ketika dihubungi, Senin (27/7).

Menurut dia, keberadaan saluran irigasi yang berfungsi dengan baik sangat dibutuhkan oleh petani. Selama ini, jaringan irigasi menjadi sarana utama untuk mengalirkan air menuju area pertanian. Apabila saluran mengalami kerusakan atau tidak berfungsi maksimal, distribusi air menuju lahan petani ikut terganggu.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi kegiatan pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman. Karena itu, rehabilitasi jaringan irigasi diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap produktivitas pertanian masyarakat Desa Bukit Padi.

Selain itu, rehabilitasi juga diharapkan dapat diteruskan melalui Jalan Usaha Tani hingga kawasan pertanian Kampung Pasiran. Perbaikan secara menyeluruh dinilai penting agar manfaat pembangunan irigasi dapat dirasakan secara merata oleh para petani.

“Harapan kami, perbaikannya bisa dilanjutkan dari Pintu Dua Bendung Jelis sampai Jalan Aspal Kampung Telipuk. Setelah itu, dilanjutkan melalui Jalan Usaha Tani hingga kawasan pertanian Kampung Pasiran,” katanya.

Ketersediaan air yang mencukupi juga dapat membantu petani mengatur waktu tanam secara lebih baik. Selain itu, distribusi air yang lancar dapat mengurangi kendala yang selama ini dihadapi saat mengairi lahan.

Bagi masyarakat Desa Bukit Padi, sektor pertanian menjadi salah satu kegiatan penting dalam menopang perekonomian keluarga. Karena itu, pembangunan infrastruktur pertanian, termasuk jaringan irigasi, dinilai perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.  (H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |