Arus Mudik dan Cerita Anggota Pramuka Lewatkan Momen Lebaran

18 hours ago 4

Yogyakarta, CNN Indonesia --

Derasnya hujan yang mengguyur kawasan sekitar Entry Tol fungsional Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak menyurutkan semangat sejumlah siswa anggota pramuka membantu polisi. mengatur lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Mereka rela basah-basahan tanpa mengenakan jas hujan demi memberikan petunjuk bagi pengemudi yang hendak keluar DIY via Entry Tol Tamanmartani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tol kanan, tol kanan. Motor ambil lajur kiri, motor lajur kiri," teriak salah seorang dari siswa pramuka di pinggir pintu masuk tol fungsional, Kamis (3/4) sore.

Sesekali, mereka gantian berjaga dan istirahat di sebuah tenda kecil yang didirikan di bawah konstruksi underpass tol. Tenda itu belum jadi jaminan aman dari tempias saat hujan deras melanda.

Kamis soro situasi Entry Tol Tamanmartani bisa dibilang sedang padat-padatnya. Kendaraan dari luar kota berbondong-bondong meninggalkan DIY.

Entry tol ini merupakan pintu masuk Tol Yogyakarta-Solo ruas Prambanan-Tamanmartani yang berlaku fungsional satu arah ke timur sejak 1 April 2025 untuk menunjang arus balik lebaran tahun ini, setelah selama sepekan sebelumnya dipergunakan guna mendukung arus mudik.

Polisi pun memberlakukan sistem masuk ke entry tol secara bergantian untuk kendaraan yang datang dari arah selatan atau jalur arteri Jalan LPMP, dan arah barat yang merupakan hasil pengalihan dari arah utara.

Tak jarang bunyi klakson mobil saling bersahutan tatkala terjadi perlambatan pada arus lalu lintas karena beberapa situasi.

"Sabar, sabar, sabaar," kata salah seorang siswa pramuka ke arah antrean kendaraan.

Canda tawa para siswa-siswi pramuka mungkin bisa mengalihkan mereka dari kebisingan di jalan, tapi tidak dengan perasaan berbeda melewatkan sebagian momen dan tradisi berlebaran di rumah.

Muhammad Isa Dharma (15), salah seorang siswa pramuka dari SMA Muhammadiyah Kalasan, mengaku telah membantu mengatur lalu lintas di sekitaran kawasan Exit-Entry Tol Fungsional Tamanmartani sejak H-7 Lebaran kemarin.

Ia masih akan berbagi bertugas sampai H+5 nanti. Sif pagi mulai pukul 07.00-14.00 WIB, sementara sif malam 14.00-21.00 WIB.

Isa masih sempat ikut salat ied di lingkungan ia tinggal, tapi hari-hari setelahnya dia melewatkan banyak momen kehangatan bersama keluarga. Apalagi, banyak saudara dari luar kota datang berlebaran di rumah Isa.

"H+1 saya kemarin sudah tugas di sini lagi," kata Isa.

Isa absen mengikuti tradisi salam-salaman silaturahmi di kampung lantaran baginya tugas dari Saka Bhayangkara dan sekolahnya ini tak bisa ia kesampingkan demi kelancaran arus mudik-balik. Ia sementara mengobati rasa kangen dengan saudara lewat panggilan video alias video call.

"Ya saya melewatkan kesempatan berlebaran seperti biasa, saya belum ketemu sama saudara-saudara, khususnya yang dari luar kota," ungkapnya.

Minimal, Isa nanti tak akan pulang dengan tangan hampa selepas mengemban tugas jaga di tol fungsional. Menurutnya, banyak ilmu tentang dan teman-teman baru yang dirinya dapat.

"Ini teman-teman sekolahnya beda-beda, ada 15 personel. Kita alhamdulillah sejauh ini belum ada yang sakit, hujan-hujanan tetap gas," imbuhnya.

Aprilia Dwi Novitasari, siswi pramuka dari SMKN 1 Kalasan juga mengaku harus melewatkan banyak kebiasaan dari Idulfitri kali ini. Salah satunya adalah angpau lebaran yang tak sebanyak tahun lalu.

"Ya dapet, tapi iya (tidak sebanyak tahun kemarin)," bebernya polos.

Aprilia percaya pengorbanan dan kesukarelaan dalam bertugas kali ini akan diganjar dengan sebuah pengalaman yang berharga.

(fra/kum/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |