Amphuri: Sejumlah Penerbangan Umrah Dibatalkan Imbas Perang di Timteng

7 hours ago 4

Surabaya, CNN Indonesia --

Sejumlah jadwal penerbangan bagi jemaah umrah asal Jawa Timur dibatalkan imbas memanasnya konflik di Timur Tengah, antara Iran-Israel dan Amerika Serikat serta negara-negara semenanjung Arab lainnya.

Ketua DPD Asosiasi Perjalanan Haji dan Umrah (AMPHURI) Jawa Timur Mohammad Sufyan Arief mengatakan, sejumlah jadwal penerbangan umrah tersebut telah dibatalkan sejak Sabtu (28/2) lalu.

Sejumlah rute penerbangan yang dibatalkan tersebut antara lain transit AMM-Amman, KWI-Kuwait, DXB-Dubai, AUH-Abu Dhabi, DOH-Doha, BAH-Bahrain, SVO-Moscow, dan PEW-Peshawar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai keberangkatan yang kemarin Sabtu. [Penerbangan umrah] yang transit melalui ini semua [sejumlah rute yang dibatalkan] cancel," kata Arief, Selasa (3/3).

Arief menjelaskan tidak seluruh penerbangan jamaah umrah terdampak. Sejumlah penerbangan langsung atau direct flight keberangkatan atau kepulangan dari Arab Saudi masih beroperasi.

"Untuk pesawat yang direct flight, Alhamdulillah masih terbang. Seperti, [maskapai penerbangan] Garuda, Saudia, dan Lion Air," ujarnya.

Mengenai total jumlah jamaah umrah yang terdampak, khususnya yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Arief menyatakan pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya karena beberapa direct flight masih sempat berjalan.

Tak hanya itu, lanjut Arief, terdapat pula jamaah mandiri yang keberangkatannya belum dapat dipastikan jumlahnya karena tidak melalui penyelenggara resmi.

"Data resmi terkait jemaah yang terdampak berada di Kementerian Agama melalui sistem Siskopatuh. Pembatalan umumnya terjadi pada penerbangan yang menggunakan maskapai seperti Emirates, Etihad, dan Qatar Airways," paparnya.

Lebih lanjut, AMPHURI hingga saat ini masih menunggu kepastian keberangkatan penerbangan menuju Arab Saudi di tengah konflik bersenjata yang berkecamuk di Jazirah Arab.

Selain itu, pihaknya juga harus menghadapi sejumlah konsekuensi tambahan biaya imbas pembatalan rute penerbangan, utamanya berkaitan dengan akomodasi. Pasalnya, manajemen hotel di Arab Saudi tidak mempertimbangkan pengembalian dana (refund) dengan alasan pembatalan.

"Karena saat ini memasuki bulan Ramadan yang merupakan high season. Artinya, kamar tetap dianggap terpakai atau tidak, pembayaran sudah lunas dan sulit untuk dikembalikan. Pada dasarnya, seluruh pihak, baik travel maupun jemaah, berharap tetap bisa berangkat ke Tanah Suci selama situasi memungkinkan," pungkasnya.

Sebelumnya, perang di kawasan Timur Tengah antara Iran-Israel dan Amerika Serikat berdampak ke sektor perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Ribuan jemaah umrah asal Jawa Timur pun terancam tertunda keberangkatannya.

Plt Kepala Kemenhaj Jawa Timur, Asadul Anam, mengonfirmasi adanya imbauan resmi dari pemerintah pusat untuk menunda keberangkatan jemaah guna menghindari wilayah udara yang terdampak konflik.

Saat ini, pihaknya pun tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap jemaah yang terdampak kebijakan tersebut.

"Imbauan dari Kementerian Haji kemarin sore jam 15.00 WIB itu itu sudah mengeluarkan statement yang melalui Pak Wakil Menteri Haji untuk menunda keberangkatan. Nah, ini sedang kita himpun, sedang kita himpun," kata Anam, saat dikonfirmasi, Senin (2/3).

Berdasarkan data yang tercatat dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), jumlah jemaah yang sudah masuk dalam daftar keberangkatan mencapai ribuan orang.

Meski data sudah dikantongi, pihak Kemenhaj menegaskan teknis operasional sepenuhnya berada di tangan masing-masing biro perjalanan atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

"Karena daftar yang ada di Siskopatuh itu ada sekitar 2.100 jemaah yang sudah mendaftar di Nusuk Masar yang akan berangkat pada hari-hari ke depan ini. Nah, itu kita belum tahu karena teknisnya kan berada di otoritas PPIU sendiri bukan di kita. Tapi tetap kita pantau untuk apa namanya proses keberangkatan dan sebagainya seperti apa," kata dia.

(isn/frd/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |