Efek buruk abu vulkanik bagi kesehatan kulit menurut pakar.(Dok. Antara)
PAPARAN abu vulkanik tidak hanya berdampak pada saluran pernapasan, tetapi juga menimbulkan risiko serius bagi kesehatan kulit. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin,Arini Astasari Widodo, mengingatkan bahwa partikel abu yang bersifat abrasif dapat memicu berbagai masalah kulit jika tidak ditangani dengan benar.
Berdasarkan penjelasan Arini, berikut adalah daftar efek abu vulkanik pada kulit serta langkah mitigasi yang perlu Anda ketahui:
1. Risiko Dermatitis Iritan
Kontak langsung dengan abu vulkanik dapat menyebabkan kulit menjadi sangat kering, muncul rasa perih atau terbakar, gatal-gatal, hingga kemerahan. Kondisi ini dikenal sebagai dermatitis iritan, yang terjadi akibat reaksi kulit terhadap material asing yang menempel.
2. Bahaya Partikel Abrasif
Abu vulkanik mengandung partikel kecil yang tajam dan bersifat abrasif. Arini menekankan agar masyarakat tidak menggosok atau mengusap abu yang masih kering di permukaan kulit. Gesekan tersebut justru akan meningkatkan tingkat iritasi dan melukai lapisan kulit luar.
3. Ancaman bagi Pemilik Kulit Sensitif
Orang dengan kondisi medis tertentu harus lebih waspada. Mereka yang memiliki riwayat dermatitis atopik (eksim), rosacea, atau skin barrier yang sedang terganggu (misalnya setelah tindakan laser atau peeling) jauh lebih rentan mengalami iritasi berat saat terpapar abu.
4. Prosedur Pembersihan tanpa Gesekan
Langkah pertama yang harus dilakukan setelah terpapar adalah melepaskan pakaian yang terkena abu. Bilas kulit menggunakan air bersih yang mengalir. Penggunaan air mengalir bertujuan agar partikel abu terangkat secara alami tanpa perlu adanya gesekan tangan yang berisiko merusak kulit.
5. Perawatan Pasca-Paparan
Gunakan pembersih yang lembut dan air dengan suhu sejuk atau suam-suam kuku saat mandi. Hindari penggunaan scrub atau spons kasar. Setelah bersih, keringkan kulit dengan cara ditepuk perlahan menggunakan handuk lembut, lalu segera aplikasikan pelembap untuk menjaga hidrasi kulit.
Meskipun kontak singkat biasanya tidak menyebabkan masalah berat pada kulit normal, penanganan yang cepat dan tepat sangat krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut akibat material vulkanik ini. (Ant/Z-10)





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293885/original/003140100_1783758261-10-10.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292877/original/058508100_1783663395-IMG_2546.jpg)




