Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu Huiteng Footwear di Jinjiang, Tiongkok. Sebanyak 28 orang tewas dan otoritas setempat langsung menahan manajemen pabrik.(CCTV)
KEBAKARAN hebat melanda sebuah pabrik sepatu di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian, Tiongkok bagian tenggara pada Kamis siang waktu setempat. Laporan dari kantor berita resmi pemerintah, Xinhua, menyatakan insiden tragis ini telah menewaskan sedikitnya 28 orang.
Kebakaran terjadi di pabrik Huiteng Footwear sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat. Rekaman video dramatis yang dirilis oleh Xinhua memperlihatkan kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari gedung pabrik. Dalam video tersebut, sejumlah pekerja juga terlihat terjebak di atas atap bangunan untuk menyelamatkan diri.
Menanggapi tragedi ini, Presiden Tiongkok Xi Jinping angkat bicara. Ia menegaskan kebakaran ini telah menyebabkan "korban jiwa yang besar" dan menuntut tindakan tegas bagi pihak-pihak terkait.
"Mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban yang ketat," ujar Presiden Xi Jinping.
Kota Jinjiang tempat insiden ini terjadi dikenal luas sebagai "ibu kota sepatu" Tiongkok. Wilayah ini dilaporkan memproduksi sekitar 20% dari total sepatu olahraga yang beredar di seluruh dunia.
Ratusan petugas penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi kejadian sesaat setelah api berkobar. Stasiun televisi pemerintah, CCTV, melaporkan lebih dari 200 orang berhasil dievakuasi dari area pabrik. Kendati demikian, hingga kini jumlah korban yang mengalami luka-luka masih belum diketahui secara pasti.
Berdasarkan laporan awal, api diduga kuat berasal dari lantai dasar pabrik. Area tersebut diketahui menjadi tempat penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar.
Pihak berwenang bergerak cepat melakukan investigasi pasca-kejadian. Berdasarkan laporan Xinhua, aparat keamanan telah menahan sejumlah orang yang bekerja untuk pemilik pabrik. Tidak hanya itu, rekening bank milik perusahaan Huiteng Footwear juga telah dibekukan guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Insiden ini terjadi di tengah upaya pemerintah Tiongkok yang sedang gencar mengampanyekan pencegahan kebakaran di bangunan bertingkat. Langkah preventif tersebut sebelumnya diambil setelah kebakaran besar melanda beberapa gedung apartemen di Hong Kong pada November lalu yang menewaskan 168 orang. (BBC/Z-2)

















































