18 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Perluas Pencarian hingga NTB

6 days ago 2
18 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Perluas Pencarian hingga NTB Konferensi pers Basarnas terkait operasi pencarian korban KM Nurul Salsa.(Dok. Basarnas)

OPERASI pencarian korban KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, memasuki hari keenam dengan intensitas tinggi. Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, memimpin langsung perluasan area pencarian kapal tenggelam tersebut hingga 1.980 mil laut persegi yang dibagi ke dalam lima sektor.

Hingga Senin (20/7), dari total 78 penumpang dan awak kapal, sebanyak 59 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, satu orang meninggal dunia, sementara 18 orang lainnya masih terus diupayakan pencariannya.

Dalam keterangannya, Laksamana Pertama Yudhi Bramantyo menyampaikan bahwa operasi pencarian pada hari keenam ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Yang kemarin mungkin hanya 4 sektor, hari ini berkembang menjadi 5 sektor, dan adanya lebih luas sehingga hari ini mungkin hampir cukup luas juga," ujarnya. Luas area pencarian ditetapkan mencapai 1.980 nautical mile, dengan masing-masing sektor seluas 396 nautical mile.

Perluasan ini dilakukan berdasarkan hasil pemodelan Search and Rescue Mapping Area (SARMAP) yang memprediksi bahwa korban kemungkinan besar terbawa arus ke arah barat daya, mendekati perairan Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai antisipasi, Basarnas telah menyiagakan Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar untuk sewaktu-waktu dikerahkan.

Dukungan Alat dan Personel

Operasi pencarian kali ini melibatkan kekuatan besar dari unsur TNI dan Basarnas. Dari TNI Angkatan Laut, dikerahkan KRI Marlin dan KRI Hiu dari Koarmada VI Makassar. Sementara dari TNI Angkatan Udara, Lanud Hasanuddin menerjunkan pesawat patroli maritim Boeing 737-200 serta helikopter yang siaga di lokasi.

Dari sisi Basarnas, tiga kapal SAR dikerahkan secara simultan, yaitu KN SAR Kamajaya dari Kantor SAR Makassar, KN SAR Pacitan dari Kendari, dan KN SAR Punta Dewa dari Maumere. Selain itu, satu unit RIB (Rigid Inflatable Boat) dari Mataram juga disiagakan sebagai kekuatan cadangan.

Perkembangan Evakuasi

Direktur Operasi Basarnas merinci perkembangan evakuasi yang terus berjalan. Pada hari ke-4 operasi, tim berhasil mengevakuasi 5 korban dalam keadaan selamat. Kemudian pada hari ke-5, dua korban lagi ditemukan. Dengan demikian, total korban selamat mencapai 59 orang.

Satu korban dilaporkan meninggal dunia, sementara 18 orang lainnya masih dalam pencarian. Data jumlah korban ini merupakan hasil konfirmasi dari pihak keluarga yang melapor ke Posko SAR, bukan berdasarkan manifestasi kapal.

Kronologi Kejadian

KM Nurul Salsa dilaporkan tenggelam di perairan barat Pulau Polasi, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu (15/7). Kapal kayu tersebut berlayar dari Pelabuhan Pulau Jampea menuju Pelabuhan Kota Benteng, Selayar.

Kapal mengalami mati mesin di tengah perjalanan sebelum akhirnya dihantam gelombang tinggi dan angin kencang yang mengakibatkan kapal karam.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |