INFO TEMPO - Warga Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Afifatul Munawwaroh, bersyukur atas kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dirasakannya. Perempuan berusia 33 tahun ini menjalani pengobatan dengan mudah, cepat, dan tanpa khawatir biaya.
Afifatul menceritakan, proses rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke rumah sakit berjalan lancar. Setelah diperiksa dokter, dia langsung mendapat surat rujukan pada hari yang sama.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Petugas klinik juga menjelaskan alur rujukan dengan jelas. Hal itu membuat Afifatul lebih tenang saat menjalani proses administrasi dan pemeriksaan lanjutan.
“Selama sekitar dua hingga tiga minggu saya menjalani pemeriksaan laboratorium sebelum operasi dijadwalkan. Semua tahapan pengobatan dijelaskan secara jelas dan terperinci, sehingga saya merasa lebih tenang dan tidak mengalami kendala selama menjalani perawatan,” kata Afifatul, Senin, 29 Juni 2026.
Afifatul mengaku, awalnya belum memahami alur pelayanan Program JKN dan mengira pengobatan harus dilakukan di rumah sakit. Namun, setelah menjalani pemeriksaan di FKTP dan dirujuk sesuai kebutuhan medis, dia justru merasakan proses pelayanan yang mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit.
“Awalnya saya mengira harus langsung berobat ke rumah sakit. Namun setelah datang ke klinik, saya mendapat penanganan yang baik. Ketika memang diperlukan rujukan, prosesnya juga cepat dan jelas. Saya jadi lebih tenang karena memahami alur pelayanannya,” ujarnya.
Afifatul pun merasa tenang karena seluruh proses pengobatan dan kontrol lanjutan di rumah sakit dapat dijalani tanpa biaya sesuai ketentuan Program JKN. Dia menjalani kontrol secara berkala sesuai jadwal dokter, mulai satu minggu, dua minggu, hingga satu bulan setelah tindakan.
Menurut dia, seluruh pelayanan tersebut berlangsung lancar. “Selain tidak perlu memikirkan biaya, saya juga sangat mengapresiasi keramahan dokter dan perawat selama menjalani perawatan. Saya tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan dibandingkan pasien lainnya. Semua pasien mendapatkan pelayanan yang sama dengan baik,” ucap Afifatul.
Kini kondisi kesehatan Afifatul telah pulih. Dia dapat kembali beraktivitas dan mengurus keluarganya. Setelah merasakan kemudahan pelayanan selama menjalani pengobatan, dia mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN.
Afifatul menilai pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa kepesertaan JKN memberi rasa aman saat peserta membutuhkan layanan kesehatan. Dia berharap Program JKN terus berjalan dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Pelayanan yang ramah dan cepat semoga terus dipertahankan. Saya sendiri sudah merasakan manfaatnya secara langsung, sehingga berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan perlindungan kesehatan melalui program ini,” ujarnya. (*)















































